KPU Jamin Perekrutan PPK Bebas Titipan !

39
Ilustrasi PPK
GEDONGTATAAN – Dalam rangka mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berintegritas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran menjamin dalam perekrutan panitia adhoc pada Pemilihan Kepala Daerah 23 September mendatang tidak ada rekomendasi dan titipan dari pihak manapun untuk meloloskan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Sebab menurut Ketua KPU Pesawaran, Yatin P Sugino, pada mekanismenya setiap calon anggota PPK telah melalui serangkaian tes mulai dari administrasi, tes tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) hingga tes wawancara. Dan itu menurutnya telah dilakukan secara transparan.
“Apalagi nanti pada tanggal 15 hingga 21 Februari akan kita umumkan peringkat 10 besar hasil tes wawancara kemarin untuk mendapatkan tanggapan masyarakat. Jadi kalau memang ada indikasi-indikasi ke arah sana dan tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan maka masyarakat dapat segera menyampaikannya secara tertulis kepada KPU,” ujar Yatin, Kamis (13/2).
Bahkan, untuk mendukung proses perekrutan tersebut ia juga menjamin kerahasiaan idenditas bagi setiap masyarakat yang berani melaporkan dugaan yang menyalahi aturan.
“Tapi dengan catatan laporan tersebut harus secara tertulis dan meninggalkan idenditas minimail Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jadi dasar kita jelas tidak hanya sekedar katannya-katanya saja,” jelasnya.
Jika nantinya dalam proses tanggapan masyarakat dan klarifikasi terdapat calon PPK yang terbukti telah menyalahi aturan, maka ia juga memastikan untuk tidak meloloskan dan melantiknya pada 28 Februari mendatang.
“Jadi meskipun ia mendapatkan nilai tertinggi dalam lima besar namun terbukti menyalahi aturan maka akan kami ganti dengan calon PPK yang mendapatkan peringkat enam kebawah,” ucapnya.
Diketahui untuk saat ini KPU Pesawaran telah menyeleksi dan memberikan nilai kepada sebanyak 110 orang pada tahap wawancara. Dimana nantinya akan di ambil sebanyak 55 orang dengan rincian 5 peringkat tertatas di setiap kecamatan.
“Jadi kami jamin tidak ada titipan dari pihak mana pun. Karena kami ingin lebih selektif dan menginginkan PPK yang benar-benar memiliki integritas dan kemampuan dalam pelaksanaan Pilkada tahun ini,” pungkasnya. (Rus)
BACA :  Gebyar SMK Wadah Penggalian Potensi
BAGIKAN