KPU Lounching Pilkada 2020

27
FOTO IDRUS - Para Komisioner KPU beserta Bupati dan Wakil Bupati dan stakeholder terkait saat melepas balon ke udara sebagai tanda dimulainya tahapan Pilkada.
GEDONGTATAAN – Pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 mendatang merupakan pesta demokrasi ketiga bagi Kabupaten Pesawaran untuk memilih pemimpinya. Oleh sebab itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran berkomitmen akan kembali menciptakan suasana yang aman dan damai seperti pada Pilkada sebelumnya.

“Pesawaran sudah melaksanakan 3 kali Pilkada, dalam rentetan kegiatannya tidak pernah ada masalah, maka kami khususbya para komisioner priode ini berkomitmen agar Pemilukada nanti akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan track yang sudah digariskan,” ujar Ketua KPU Pesawaran, Yatin P Sugino saat menyampaikan sambutanya pada acara lounching Pilkada yang dilaksanakan di halaman Museum Transmigrasi Lampung, Gedongtataan, Rabu (18/12).

BACA :  Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Reguler Realisasi ADD dan DD

Namun, untuk menciptakan suasa Pemilu yang aman dan damai tersebut, Yatin mengakui bahwa hal itu tidak akan dapat terlaksana tanpa adanya peran serta dari seluruh stakeholder terkait dan unsur lapisan masyarakat. 

 
“Sehingga dalam Pilkada nanti dapat menghasilkan pemimpin yang diharapkan. Karena Pesawaran harus sudah berkembang dan berdaya saing dengan kabupaten lain,” tandasnya.

Hal senada ditambahkan Komisioner KPU Provinsi Lampung, Agus Rianto yang menurutnya Pemilu yang dilaksanakan ini merupakan momentum yang strategis demi kelangsungan bangsa. 

BACA :  Gebyar SMK Wadah Penggalian Potensi
 
“Karena ini momentum kebangsaan, mari kita hantarkan menuju cita-cita negara yang tertuang dalam Undang-undang 1945 dan mudah-mudahan niat ini berjalan dengan aman dan damai menuju demokrasi yang bermatabat,” ucapnya.

Kepada KPU Pesawaran, Agus juga berpesan untuk menunjukan Pemilu yang berintegritas dan dilakukan dengan profesional. Sebab, suksesnya Pilkada 2020, adalah suksesnya seluruh Pilkada di Indonesia termasuk Kabupaten Pesawaran. 

 
“Jika kerja dengan profesional insyaalah kita telah meletakan nilai-nilai demokrasi dan Pemilu yang dibangun harus mendorong pemimpin yang berintegritas,” pungkasnya. (Rus)
 
BAGIKAN