Kunjir Diproyeksi jadi Desa Maritim

39
Gambar Ilustrasi

KALIANDA – Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa,  menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Lampung Selatan yang diproyeksi sebagai desa maritim. Rencananya, penetapan bakal dilakukan oleh Bakamla RI pada tanggal 4 September 2020.

 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamsel, Dr. Meizar Malanesia menegaskan, banyak hal positif dan keuntungan bagi desa yang ditetapkan sebagai desa maritim oleh Bakamla RI. Karena, pemerintah desa bakal lebih mudah dalam mengajukan proposal bantuan pada pemerintah pusat.

“Sebab, banyak kementerian yang tergabung ke dalam bidang kemaritiman mulai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat hingga Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi dan juga Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, banyak sekali,” ujar Meizar kepada Radar Lamsel dikantornya, Jum’at (25/10) pekan lalu.

BACA :  Fokus Perkembangan Kasus DBD

Selain itu, lanjutnya, dengan dibentuknya desa maritim tersebut maka dapat membantu pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Sehingga, masa kejayaan wilayah maritim di negera ini akan lebih mudah tercapai.

 

“Tentu saja, sebagai desa maritim maka pengembangan untuk peningkatan ekonomi warga setempat juga akan lebih baik. Khususnya, dibidang kemaritiman dibawah naungan Bakamla RI,” lanjutnya.

Dia menambahkan, kemudahan pembangunan itu lantararan sejumlah kementerian terkait akan memusatkan perhatiannya untuk pemberdayaan masyatakat. Serta, pembangunan fisik di wilayah tersebut yang tujuannya meningkatan ekonomi warga.

BACA :  Lamsel Pamerkan Potensi Investasi di Sumsel

“Akan banyak peningkatan ekonomi masyarakat disana. Salah satunya melalui peningkatan produksi ikan tangkap dengan teknologi terbarukan serta pelatihan bidang kemaritiman,” tukasnya.

 

Terpisah, Kepala Desa Kunjir, Rio Imanda, SH menyambut baik wacana ditetapkannya Desa Kunjir sebagai Desa Maritim oleh Bakamla RI. Dia berharap, tingkat perekonomian masyarakat benar-benar bisa berubah setelah berjalannya waktu dengan berbagai perhatian dari pemerintah pusat.

 

“Tentunya kami sangat bangga dan siap mendukung program desa maritim ini. Dengan harapan, desa semakin maju dan bisa membawa banyak manfaat bagi warga disini. Yang paling utama adalah bisa mendorong ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (idh)