Lagi, Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Sragi

342
David Zulkarnain – Kunjungan Camat Sragi, Bibit Purwanto di lokasi kebakaran rumah milik Isap (50) warga Desa Margajasa, Senin (4/3).

SRAGI – Periwtiwa kebakaran kembali terjadi diwilayah Kabupaten Lampung Selatan. Diduga konsleting listrik, rumah milik Isap (50)  warga Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (3/3/2019) malam.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa naas itu mengakibatkan rumah semipermanen milik Isap dengan sangat mudah habis dilalap api. Meski tak menelan korban jiwa, kebakaran itu menghanguskan harta benda miliknya.

          Kepada Radar Lamsel, Isap mengatakan, kebakaran terjadi yang disebabakan hubungan arus pendek listrik terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Dinding rumah yang berbahan geribik membuat api mejalar dengan cepat tanpa bisa ia menyelamatkan apapun yang ada didalam rumah.

BACA :  Jalan Rusak Belasan Tahun Terabaikan

          “Kejadiannya sekitar pukul sembilan malam. Api berasal dari konsleting kabel yang berada di dinding rumah,” ujar Isap kepada Radar Lamsel, Senin (4/3).

          Isap menyebutkan, peristiwa naas yang mengahanguskan seluruh harta benda miliknya. Ditaksir kerugian yang dialami menacapai Rp 50 juta.

          “Tidak ada harta yang bisa diselamatkan, karena api langsung membesar. Bahkan uang sebesar 10 juta yang dan ijazah simpan dalam remari juga ikut ludes dilalap api,” ungkapnya.

          Kapolsek Sragi Iptu Lukman menjelaskan, berdasarkan peneyelidikan yang telah dilakukan pemicu terjadinya kebakaran rumah milik Isap tersebut disebabkan konsleting listrik.

BACA :  DBD Meningkat, Satu Desa Difogging

          “Berdasarkan penyelidikan di TKP dugaan sementara penyebab kebakaran disebabkan hubungan pendek arus listrik. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” jelasnya.

          Sementara itu Camat Sragi, Bibi Purwanto mengatakan, atas musibah tersebut Pemerintah Kecamatan telah menyalurkan bantuan kepada korban. Selain itu pihaknya juga akan mengajukan bantuan kepada Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan.

          “Pemerintah kecamatan sudah menyalurkan bantuan. Kami juga mengupayakan agar korban mendapat bantuan dari Dinas Sosial, kareba memang harta benda korban habis terbakar,” terangnya. (vid)