Lagi, Pencuri Mobil Beraksi di Candipuro

882

CANDIPURO – Aksi pencuri kendaraan roda empat kian meresahkan masyarakat dan terus terjadi di Lampung Selatan. Kali ini korbannya adalah M. Swandi (26) warga Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro. Dia harus merelakan mobil pickup Mitsubishi L 300 dengan plat nomor BE 9507 B karena raib dibawa pencuri, Jum’at (27/5).
Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, mobil pickup tersebut hilang sekitar pukul 03.00 WIB saat sedang diparkir digarasi samping rumah. Kejadian itu baru disadari korban saat bangun tidur sekitar pukul 06.00 WIB. “Saya tahunya ketika bangun tidur melihat kegarasi, kok mobil sudah tidak ada,” ujar dia kepada Radar Lamsel.
Kaget lantaran mobil tidak ada, Swandi langsung mencari kunci mobilnya didalam rumah. Saat itu ia masih belum berfikir jika mobil yang terparkir disamping rumahnya itu hilang. “Saya cek kunci mobil masih ada. Baru sadar jika dicuri. Mungkin pelaku merusak pintu mobil sebelum membawanya,” ujar dia.
Seketika itu sambungnya, ia langsung menanyakan kepada tetangga sekeliling mengenai kejadian tersebut. Warga sekitarpun tidak ada yang mengetahuinya. “Saya bertanya dengan tetangga sekitar, namun tidak ada yang tahu,” katanya lagi.
Lebih lanjut Swandi mengatakan kejadian ini langsung dilaporkan ke pak RT dan pihak Kepolisian setempat. “Setelah tidak ada kejelasan, saya langsung melapor ke pak RT dan pihak Mapolsek,” imbuhnya.
Kepala Desa Cintamulya, Amin Rido mengatakan kejadian yang dialami warganya itu diketahui karena ada yang melapor ke RT setempat. “Saya mendapat laporan bahwa ada warga yang kehilangan mobil pickup. Saya langsung bergegas ke rumah korban,” kata dia.
Setelah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Amin langsung menghubungi pihak Kepolisian untuk segera menindak lanjutinya. “Setelah saya datangi, langsung saya menghubungi Polsek Candipuro,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolsek Candipuro AKP. Arief Sembiring, mengatakan, setelah mendapatkan laporan petugas langsung melakukan olah TKP. “Tadi petugas sudah olah TKP dan meminta keterangan saksi,” ujarnya.
Arief mengimbau agar warga lebih waspada terhadap setiap tindak kejahatan yang kapanpun bisa terjadi. Korban, contohnya, tidak mengunci pintu garasinya sehingga pencuri leluasa masuk dan membawa kabur mobil miliknya. “Diberbagai tempat sering saya sampaikan agar menjadi polisi untuk diri sendiri, karena memang sifat waspada harus tetap ada,” pungkasnya. (ver)

BACA :  Tak Garang PAD Berkurang