Lamsel Butuh Rumdis untuk Sekkab

473
Kepala BPKAD Lamsel Intji Indiarti

KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan butuh rumah dinas (rumdis) untuk jabatan sekelas Sekretaris Daerah (Sekkab) definitive. Sebab, keberadaan rumdis berfungsi sebagai tempat tinggal dan sarana pembinaan keluarga serta menunjang pelaksanaan tugas pejabat di wilayah tersebut.

Namun, di wilayah Kabupaten Khagom Mufakat ini tidak ada rumdis untuk jabatan sekelas Sekkab. Padahal, jabatan dibawahnya seperti Kepala Dinas (Kadis) bahkan Camat memiliki rumdis yang justru banyak tidak ditempati oleh pejabatnya.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, pada tahun 90’an sempat terdapat rumdis untuk jabatan Sekkab yang dibangun oleh pemkab. Namun, sekitar tahun 2000’an rumah negara tersebut sudah tidak ada lagi alias dihapuskan setelah mendapat persetujuan dari menteri keuangan sebagai pengelola barang milik negara.

BACA :  1.000 APD Masih Dipesan

Sejak tahun 2001 hingga saat ini, Sekkab Lamsel sejauh ini hanya menyewa rumah tinggal yang biaya sewanya dibebankan kepada pemkab Lamsel. Seperti halnya di jaman Sekkab Rusdi Maliki, Basri Majid, Sutono, Ishak dan saat ini Ir. Freddy Sukirman.

Sekkab Lamsel Ir. Freddy Sukirman membenarkan hal tersebut. Menurutnya, keberadaan rumdis sangat penting untuk menunjang kinerja pegawai dalam menjalankan tugas.

“Rumah dinas biasanya lokasinya lebih dekat dan representative dari tempat kerja. Jadi, tidak ada alasan pegawai untuk terlambat atau bahkan bermalas-malasan bekerja,” ungkap Freddy di ruang kerjanya, kemarin.

BACA :  Sidomulyo Tetap Adakan Salat Jum’at dengan Protokol

Meski demikian, tidak ada alasan bagi para pejabat yang tidak mendapatkan rumdis untuk bermalas-malasan bekerja. Sebab, setiap pejabat telah berkomitmen untuk tinggal di wilayah mereka bekerja dan siap menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kalau ada kita manfaatkan, tetapi kalau tidak ada masih ada jalan lain yaitu mengontrak. Tetapi, mudah-mudahan kedepannya bisa diadakan supaya lebih nyaman,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Lamsel Dra. Intji Indriati belum bisa dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut. Pesan singkat yang disampaikan Radar Lamsel tak kunjung di jawab. (idh)