Lapas Kalianda Sediakan SDP Untuk Kunjungan Online

83
Ist. Radar Lamsel – Seorang warga binaan Lapas Kelas IIA Kalianda menggunakan aplikasi SDP untuk menghubungi kerabatnya.

KALIANDA – Lapas Kelas IIA Kalianda resmi menutup kunjungan keluarga yang ingin menjenguk warga binaannya. Hal ini menindaklanjuti aturan mengenai larangan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Belum ada batasan sampai kapan larangan ini berlaku.

Sebab, pihak lapas masih menunggu perintah lanjutan dari Dirjen Pemasyarakatan mengenai perkembangan covid-19. Bukan hanya di Lapas Kelas IIA Kalianda saja. Aturan ini berlaku di seluruh lapas yang ada di Indonesia. Untuk kunjungan, pihak lapas sudah sosialisasikan ke warga binaan.

BACA :  Galang Koin untuk Muktamar NU ke-34

Hal ini mendapat respons positif karena warga binaan sangat setuju ihwal waktu kunjungan yang distop. “Iya, karena corona jadi ini solusinya,” kata Kasi Pembinaan Lapas Kelas IIA Kalianda, Ferdian, kepada Radar Lamsel, Senin (23/3/2020).

Namun masyarakat tak perlu khawatir. Pihak lapas telah menyediakan layanan agar kerabat tetap bisa melihat kondisi keluarganya di dalam lapas melalui aplikasi video call. Dirjen Pemasyarakatan telah membuat aplikasi SDP (Sistem Database Pemasyarakatan) berupa sistem kunjungan berbasis daring.

BACA :  Puluhan Rumah di Pantai Mutun Terendam Banjir Rob

“Kami menyiapkan fasilitas di lapas untuk menghubungi keluarga. Jadi warga binaan yang menelepon keluarganya melalui aplikasi ini. Perintah langsung dri Dirjen Pemasyarakatan,” katanya. (rnd)