Larangan Nikah Usia Dini Diterapkan

157
ILUSTRASI

TANJUNG BINTANG – Adanya Peraturan baru Peraturan Menteri Agama (PMA) di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada  November 2019 lalu, bahwa pernikahan dapat dilakukan pada usia minimal 19 tahun mulai diterapkan.

Sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) juga sudah merealisasikan itu. Kepala KUA Tanjung Bintang R. Imam Komari S.Ag, M.M satu diantaranya. Ia menjelaskan, bahwa pernikahan dapat dilakukan pada usia minimal 19 tahun. Pernikahan usia dini itu dapat diproses jika memiliki surat dispensasi dari pengadilan.

“Kalau mau resmi harus ada surat dispensasi dari pengadilan. Jika berusia kurang dari 19 tahun maka kita adakan penolakan. Jika memang masih mau melanjutkan niatnya maka harus mengajukan dispensasi ke pengadilan. Usia 14 tahun tidak jadi masalah, karena patokan kita secara hukum sudah dilegalkan oleh pengadilan,” jelasnya kepada Radar Lamsel, Rabu (15/1).

BACA :  Tonton YouTube lalu Hasilkan Pundi-pundi

Menurutnya, merekayasa usia untuk memenuhi persyaratan pernikahan sangatlah sulit. Sebab, Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik yang bersangkutan tidak dirubah.

“Nanti ketika NIK nya kita ketik ternyata tertolak, jadi nanti ketahuan. Satu-satunya cara adalah melalui dispensasi pengadilan. Masalahnya semua orang apa mau ke pengadilan?,” paparnya.

Ia mengatakan sejak adanya peraturan itu, KUA di Tanjung Bintang mendapat tujuh permohonan pengajuan pernikahan dini. Dari tujuh pengajuan itu hanya satu yang dipores, enam lainnya mendapat penolakan.

BACA :  Karena Nunggak, kWh Dicabut Tanpa Izin

“Yang sampai hari ini baru mengajukan lagi dan membawa surat dispensasi dari pengadilan baru satu. Bukannya mereka tidak mengurus, tetapi karena harinya sudah ditentukan. Kalau mengubah KK juga takutnya nanti akan terbentur dengan ijazah, takutnya kalau kerja nanti dipersulit,” bebernya.

Sambungnya, dia juga mengatakan proses membuat dispensasi dari pengadilan membutuhkan waktu selama dua bulan. Selain itu, membuat dispensasi itu juga tergantung dari pertimbangan orangtua yang bersangkutan.

“Dari pengadilan juga akan memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada orangtuanya. Dengan umur usia segitu juga alat reproduksi juga masih lemah. Kalau orangtuanya ragu ya dispensasi tidak akan dikabulkan. Kalau orangtuanya kekeh baru bisa dikabulkan,” imbuhnya.(CW1)