LKS Bina Sejahtera Berikan Bantuan Untuk Daeng

80
Ist.Radarlamsel - Ketua LKS Bina Sejahtera, Sutrisno menyerahkan batuan sosial kepada Daeng (76) lansia asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas yang tertimpa musibah kebakaran, Senin (30/3).

PALAS – Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Bina Sejahtera terus berkiprah dalam memberikan bantuan sosial kepada lansia dan penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Palas.

Kali ini bantuan sosial diberikan kepada Daeng (76) warga Dusun Pamanukan, Desa Tanjung Sari yang tertimpa musibah kebakaran pada Minggu (29/3) pekan kemarin.

Ketua LKS Bina Sejahtera Sutrisno mengatakan, musibah kebakaran rumah geribik berukuran 20 meter persegi milik sepasang lansia itu terjadi sekitar Pada Minggu sore.

Api berasal dari obat nyamuk yang ada di dalam kamar tidur. Meski tidak menghanguskan seluruh rumah, namun api melalap habis semua perkakas yang ada di kamar tidur.

“Laporan yang kami terima kebakaran tejadi Minggu sore, sekitar pukul tiga. Meski seluruh rumah tidak terbakar, namun kamar tidur beserta seluruh pakaian semuanya habis dilalap api,” ujar Sutrisno ketika menyerahkan bantuan kepada Daeng, Senin (30/3).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan bantuan sosial berupa pakaian dan paket sembako. Serta uang tunai untuk membantu biaya perbaikan rumah milik Daeng.

“Iya Mbah Daeng  dan istrinya Resih (60) memang masuk lansia binaan LKS Bina Sejahtera. Untuk musibah ini kami memberikan bangtuan pakaian dan satu paket sembako untuk meringankan beban Mbah Daeng,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Tanjungsari, Jarwono mengungkapkan, pada saat kejadian sepasang lansia ini sedang tidak ada dirumah. Beruntung, api segera dipadamkan oleh warga sebelum menghanguskan seluruh rumah.

“Saat kejadian memang mereka tidak ada di rumah, lagi ke tempat tetangganya. Beruntung ada warga yang melihat dan segera apidipadamkan,” ucapnya.

Selain menghanguskan kamar tidur berserta isinya, peristiwa kebakaran tersebut juga merusak sebagian atap rumah. Saat ini, sambung Jarwono, Daeng bersama istrinya masih menumpang di rumah salah satu warga.

“Pakaian yang tersisa hanya dibadan saja, rumah juga sudah tidak bisa ditinggali. Saat ini Mbah Daeng bersama istrinya sementara menumpang di rumah warga. Dalam waktu dekat pemerintah desa dan LKS Bina Sejahtera akan memberikan batuan rumah layak huni yang akan dibangun secara gotong royong,” tutur Jarwono. (vid)