Majukan Dunia Pariwisata

670
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan Fauziah Arief, SH

Fauziah : Masyarakat Harus Siap Terima Wisatawan

KALIANDA – Kemajuan dunia kepariwisataan bukan hanya bergantung dari dorongan pemerintah daerah. Melainkan, kesiapan diri masyarakat yang harus bisa menerima kedatangan wisatawan ke daerahnya.

Dengan begitu, sektor pariwisata bisa berkembang dengan baik dan bisa membawa keuntungan bagi masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar kawasan wisata.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan Fauziah Arief, SH kepada Radar Lamsel diruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, Lamsel merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi unggulan dunia kepariwisataan. Sejauh ini, dunia pariwisata sangat berjalan baik di Kabupaten Khagom Mufakat ini.

Buktinya, terjadinya peningkatan kunjungan wisata yang cukup signifikan selama satu tahun terakhrir. Hal itu, tidak terlepas dari kerjasama yang cukup baik antara pemerintah dengan masyarakat.

BACA :  PDP Berkurang, ODP Bertambah

“Tetapi, kita akan terus berupaya lebih gencar lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kepariwisataan ini. Supaya, daerah kita menjadi andalan wisatawan saat musim liburan tiba,”ujar Fauziah.

Program kerja tahun 2017 ini, imbuhnya, pihaknya akan menguatkan kelembagaan kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa. Nantinya, pokdarwis itu yang akan memberikan sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat.

“Sejauh ini koordinasi kita dengan pokdarwis sudah berjalan cukup baik. Tetapi, kedepan akan terus kita tingkatkan. Karena, tidak kita pungkiri masih ada beberapa masyarakat yang belum siap menerima wisatawan. Contoh kecilnya, masih banyak masyarakat yang kurang ramah kepada masyarakat asing. Kedepan, akan terus kita perbaiki,”tambahnya.

Selanjutnya, kata Fauziah, adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berdagang di lokasi wisata. Agar tidak memanfaatkan momen liburan dengan menjual dagangan diatas harga standart.

BACA :  Anggaran Corona Rp 16 M Harus Terarah

“Ini yang membuat wisatawan kapok untuk datang lagi ke daerah kita. Jangan ‘aji mumpung’. Karena, hal sepele seperti ini akan tersebar luas di kalangan masyarakat. Jual lah dengan harga yang standar. Ini akan kami sosialisasikan kepada para pedagang untuk kedepannya,”lanjutnya.

Lebih jauh dia mengatakan, koordinasi dengan leading sektor terkait juga akan dilakukan Disparbud Lamsel. Itu dilakukan agar kemajuan dunia wisata bisa berjalan dengan baik.

“Seperti contoh infrastruktur menuju lokasi wisata. Kalau akses nya mudah, tentunya akan banyak wisatawan yang datang. Hal seperti ini juga akan kami koordinasikan. Kami yakin, dengan potensi pariwisata yang ada dan program bisa berjalan dengan baik maka dunia pariwisata di Lamsel akan maju dan berkembang,”pungkasnya. (idh)