Malang Sari Kini Punya Wisata Kuliner

115
Rifky - Taman desa malangsari yang selalu dipadati oleh pengunjung untuk berburu kuliner, Jumat (10/7).

TANJUNG SARI – Bukan hanya terkenal dengan berbagai macam jenis tanaman bunga saja, lokasi taman Desa Malangsari, Kecamatan Tanjung Sari menjadi pusat wisata wisata kuliner.

 

Dari hasil pantauan Radar Lamsel, terdapat kurang lebih 11 pedagang yang menjual beraneka ragam makanan di lokasi taman desa Malangsari tersebut. Taman itu ramai dikunjungi saat sore hingga malam hari.

 

Kepala Desa Malangsari Supriyadi mengatakan, jika pedagang yang berjualan di lokasi taman desa itu dikenakan biaya Rp 3000 dalam satu malam untuk kebersihan dan keperluan pedagang.

BACA :  Jalan Penghubung Dua Kecamatan Diaspal

 

“Rp 1000 untuk kebersihan, Rp 1000 untuk membayar listrik dan Rp 1000 akan masuk ke Kas desa,” Terangnya kepada Radar Lamsel saat berkunjung ke taman Desa Malangsari, Jumat (10/7).

 

Meskipun taman desa tersebut terlihoat ramai, kendaraan yang terparkir ditepi taman dipertanggung jawabkan oleh pemiliknya masing-masing, karena di taman tersebut memang tidak diperbolehkan adanya tukang parkir.

 

“Sudah selalu kita ingatkan untuk menjaga kendaraannya masing-masing, karena di taman ini memang tidak diperbolehkan ada yang boleh menarik biaya parkir. Parkir gratis,” Ucapnya.

BACA :  Jalan Penghubung Dua Kecamatan Diaspal

 

Selain itu, sayangnya pengunjung yang datang juga masih banyak yang ditemui tak menggunakan masker. “Himbauan masih kita buat. Tulisannya ‘kawasan wajib pakai masker’. Setelah kita pasan saya yakin masyarakat akan sadar,” Paparnya.

 

Sementara, salahsatu tokoh pemuda Desa Malangsari Syaiful mengapresiasi dengan dibangunnya taman desa itu, karena dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

 

“Ya bagus mas, masyarakat juga bisa terbantu. Taman selalu ramai tiap malam. Mulai jam 17.00 sampai 22.00. Paling ramai malam minggu dan malam senin,” Imbuhnya.(cw1)