Maling Gagal Gasak Motor Petugas BPKB

64
Shofyan – Gagal dibawa kabur karena terpergok warga, sepeda motor milik petugas BPK Kecamatan Candipuro, Sutigno (50), ditinggal pencuri tidak jauh dari Kantor BPKB setempat, dalam kondisi box kunci kontak rusak, Selasa (30/6).

CANDIPURO – Nasib baik masih berpihak kepada Sutigno (50), petugas Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Candipuro. Motornya yang terparkir di halaman kantor menjadi incaran pencuri dan nyaris dibawa kabur, Selasa (30/6) kemarin.

Dua kawanan pencuri yang beraksi di siang bolong itu sedang berusaha membawa kabur motor korban dengan cara didorong. Beruntung, ada warga yang melihat peristiwa itu dan memaksa pencurinya kabur dengan tangan hampa.

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, Wagiman (60) warga Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, saat kejadian tersebut dirinya usai menghantar sang istri bekerja di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) pertanian Candipuro. Setelah, memarkir mobilnya dihalaman kantor camat yang jarakanya tidak jauh dari kantor UPT pertanian setempat, secara tidak sengaja dirinya memergoki dua orang tidak dikenal dengan gerak-gerik mencurigakan sedang berusaha mendorong motor menjauh dari halaman Kantor BPKB.
” Setelah saya perhatikan dari dalam mobil, saya lihat dua orang mencurigakan sedang berusaha membuka paksa kunci motor menggunakan kunci T. Saya berfikir itu maling, lalu bergegas membunyikan kelakson mobil sebanyak empat kali,” katanya saat memberikan keterangan kepada Radar Lamsel dilokasi, Selasa (30/06/2020).
Akibat suara klakson mobil yang keras, lanjutnya, dua orang yang mencurigakan berperawakan kurus tinggi dan satu diantaranya bertubuh tambun tersebut panik. Lalu, mereka meninggalkan motor curiannya dilokasi dan langsung melarikan diri.
” Benar saja kecurigaan saya, setelah saya bunyikan klakson mobil, dua orang pelaku yang berusaha membawa kabur motor milik petugas BPKB Candipuro itu panik dan meningalkan motor curiannya begitu saja dan langsung melarikan diri menggunakan motor milik pelaku lainya,” ungkapnya.
Sementara, pemilik motor Sutigno (50) mengaku dirinya tidak menyadari bahwa kendaraan motornya jenis Honda Supra 125 Nopol. BE 3805 OF warna biru hitam yang terparkir di halaman Kantornya akan dicuri.
Dirinya baru menyadari setelah memperhatikan motor miliknya tidak berada ditempat parkir.
” Saya baru menyadari motor saya nyaris dicuri setelah mendapati motor saya sudah berpindah lokasi sejauh 50 meter dari tepat parkir. Bersukur aksi percobaan pencurian motor gagal, karena dipergoki warga. Ketika saya hampiri, kondisi motor yang semula kunci kontak tergantung dimotor sudah dalam keadaan rusak,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut dirinya ditaksir mengalami kerugian ratusan ribu rupiah akibat kontak motornya dirusak kawanan pelaku Curanmor.

BACA :  Petani Was-Was Gagal Panen

“ Bersukur motor tidak raib digondol maling,” ucap Sutigno.

Terpisah, Kapolsek Candipuro AKP. Ahmad Hazuan ketika dihubungi mengatakan, pihaknya segera kelokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan informasi dan keterangan warga sekitar ditempat kejadian.

BACA :  Petani Was-Was Gagal Panen

Namun demikian, pihaknya menghimbau kepada warga yang menjadi korban percobaan Curanmor untuk segera melapor ke Kepolisan setempat, agar kejadian serupa dapat diantisipasi.
” Kami segera akan cek TKP untuk mengumpulkan keterangan dan informasi atas peristiwa percobaan Curanmor itu, agar pelaku segara diketahui dan dapat tertangkap. Kami juga menghimbau bagi warga yang mengalami hal serupa jangan segan dan seyogyanya melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian terdekat,” pungkasnya.(CW2)