Mandalasari Sukes Bangun Infrastruktur Jalan

52
Pjs. Kepala Desa Amar SUmarna didampingi sang istri

SRAGI –Peningkatan infrastruktur Desa Mandalasari, Kecamata Sragi terus menggeliat. Meski ditengah pandemi Covid-19, pemerintah Desa Madalasari berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan desa.

Itu terlihat pada kucuran Dana Desa (DD) tahap pertama hingga tahap dua tahun 2020. Dimana Pemerintah Desa Mandalasari berhasil membangun jalan rabat beton di empat dusun.

Penjabat Sementara Kepala Desa Mandalasari, Amar Sumarna mengatakan, pada tahun 2020 Desa Mandalasari mendapatkan kucuran DD hingga Rp 1,2 Milyar. Meski harus mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), namun tak menghalangi pemerintah desa untuk melaksanakan program pembangunan fisik.

“Walaupun tahun ini kita mengalokasikan anggaran BLT-DD untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Namun kita tetap berhasil membangun program fisik, yang diunggulkan tahun ini,” ujar Amar memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Senin (26/10) kemarin.

BACA :  800 Hektar Ditarget Tanam Tiga Kali

Amar menuturkan, tahun ini pihaknya merealisasikan pembangunan jalan rabat beton di lima dusun. Pada kucuran DD tahap pertama pihaknya membangun jalan rabat beton di Dusun 7 sepanjang 250 meter dan lebar 3 meter, degan anggaran Rp 96,7 juta.

Dilanjutkan pada kucuran DD taha ke dua, merealisasikan pembangunan jalan rabat beton di Dusun 1 sepanjang 221 meter dan lebar 2 meter dengan anggaran Rp 87,5 juta. Dusun 3 sepanjang 258 meter dan lebar 2,5 meter, dengan anggaran sebesar Rp Rp 115,1 juta. Kemudia di Dusun 8 sepanjang 379 meter dan lebar 2 meter dan anggaran sebesar Rp 100,8 juta.

“Dari kucuran DD tahap satu sampai tahap dua kita sudah merealisasikan empat pembangunan jalan. Dan akan dilanjutkan pada kucuran DD tahap 3 mendatang, di Dusun 4. Total  jalan yang kita bangun tahun ini sepanjang 1.358 meter dengan gelontorkan sebesar Rp 530,1juta,” paparnya.

BACA :  Ancaman Ganti KPPS Pilkada Reaktif

Tak hanya itu saja pada kucuran DD tahap satu pihaknya juga merealisasikan pembangunan talud sepanjang 168 meter dengan anggaran Rp 67,5 juta dan gorong-gorong dengan anggaran Rp 21,1 juta.

“Harapan dengan adanya upaya pembangunan infratruktur jalan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Mobiliasai peratanian masyarakat menjadi lebih lancar,” harapnya.

Sementara itu Kaur Keungan Desa Mandalasari  Toni Meidianto mejelaskan, untuk penanggulangan Covid-19 pemerintah Desa Mandalasari menganggarkan dana sebesar Rp 259,2 juta untuk 72 KPM selama periode April hingga Desemeber.

“Untuk penanggulangan Covid-19 kami dana BLT-DD dianggarkan sebesar Rp 259,2 juta. Yang sudah terealisasi sampai bulan September,”pungkasnya. (adv)