Masker dan Handsanitizer Makin Langka

75
Shofyan Apriyansyah – Stock Masker dan Handsanitizer di seputaran Toko Waralaba dan Apotik di Candipuro kosong, nampak salah satu Apotik di Desa Titiwangi, Kecmatan setempat, memasang plang informasi bertuliskan ‘Masker dan Handsanitizer Kosong’, Senin (23/3).

CANDIPURO – Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan cairan anti septic (Handsanitizer) mulai langka di Toko Waralaba dan Apotik diseputaran wilayah Candipuro.

Terlebih,  memasuki masa kewaspadaan dini menghadapi penyebaran Corona Virus deseas (Covid-19) seperti saat ini, kondisi tersebut sangat dikeluhkan oleh masyarakat diwilayah itu, yang  sangat membutuhkan APD guna menjalankan aktivitasnya diluar ruangan agar tetap seteril terhindar dari risiko terpapar virus berbahaya tersebut.

Seperti yang utarakan oleh seorang perawat salah satu Kelinik Swasta di Kecamatan Candipuro Dwi Kiki (23), dimana satu bulan terkahir Kelinik tempat dia bekerja itu kehabisan stock masker dan Handsanitizer.

“ Ya, mas sudah satu bulan ini, Kelinik kami kehabisan stock masker dan Hansanitizer,” ujarnya kepada Radar Lamsel saat berkunjung ke Apotik untuk membeli kebutuhan Kelinik, (23/3).

Terlebih sambungnya, semenjak dikeluarkanya ketetapan pemerintah tentang kewaspadaan dini menghadapai Covid-19 kepada masyarakat, keberadaan masker dan cairan anti septic di Toko Waralaba dan Apotik sekitar semakin sulit didapatkan.

“ Apa lagi setelah adanya surat edaran dari pemerintah, masyarakat pun berusaha mencari masker dan cairan anti septik di Toko Waralaba dan Apotik sekitar, untuk melindungi diri dan keluarganya, agar tetap aman dan seteril dari paparan virus berbahaya ini. Tapi stock di Toko Waralaba dan Apotik pun sudah kosong,” ucap dia lagi.

Kemudian Radar Lamsel mencoba mengkonfirmasi terkait hal itu, kepada salah seorang pelayan Apotik di Desa Titiwangi, Kecamatan setempat, Liana (25), dirinya membenarkan bahwa stock ketersedian masker dan Handsanitizer di Apotik tempat dia bekerja sudah kosong sejak satu bulan terkahir.

“ Sudah satu bulan mas, stock masker dan Handsanitizer di Apotik kami sudah habis,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, semenjak satu bulan trekahir pihaknya sudah mencoba meminta pihak Supplier  masker dan Hansanitizer langganannya untuk mendistribusikan ADP tersebut.

“ Namun, sampai hari ini pesanan tersebut belum dapat dipenuhi oleh pihak Supplier. Pihak Supplier beralasan, masker dan Hansanitizer sedang kosong,” jelasnya.

Sementara, Linggom (40) salah seorang warga sekitar berharap, kepada pemerintah agar dapat memperhatikan kondisi ini demi kenyamanan masyarakat.

“ Saya sudah coba mencari di Toko Waralaba dan Apotik tapi sudah satu minggu ini masker dan Handsanitizer kosong. Kami berharap kepada pemerintah memperhatikan kondisi yang dialami warga disini,” pungkasnya.(CW2)