Masyarakat Bandar Agung Diwarning Waspadai Banjir

89
ILUSTRASI

SRAGI – Masyarakat Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, yang bermukim di wilayah bantaran Sungai Way Sekampung dan Pesisir pantai kembali di Warning untuk mewapadai ancaman banjir.

Hal terebut diungkapkan oleh Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Bandar Agung Iskandar. Ia mengatakan, imbauan yang diberikan agar masyarakat mewaspadai ancaman banjir akibat hujan deras yang terjadi Senin (22/6).

“Iya kami kembali memberikan imbauan kepada masyarakat agar mewaspadai banjir yang bakal terjadi akibat hujan yang terjadi hari ini,” ujar Iskandar memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, melalui sambungan telepon.

Iskandar menjelaskan, meski intensitas hujan yang terjadi di wilayah desa Bandar Agung tidak begitu deras. Namun menurutnya hujan yang terjadi pada Kamis kemarin terjadi secara merata di wilayah Lampung.

BACA :  Realisasi Pajak di Sragi Tembus 89 Persen

Yang patut diwaspadai yakni hujan deras, yang terjadi di hulu Sungai Way Sekampung, seperti di wilayah Metro dan Pringsewu. Karena dapat meningkatkan debit air Sungai Sekampung.

“Kalau di Badar Agung enggak begitu deras. Tapi yang kita waspadai hujan yang terjadi di hulu Sungai Sekampung, seperti di Pringsewu dan Metro,” terangnya.

Iskandar mengungkapkan, meski hingga Kamis petang belum terjadi peningkat debit air. Namun masyarakat di Dusun Umbul Besar dan Kualajaya karena berada tepat di bantaran sungai dan tepi pantai.

BACA :  Petambak Swadaya Normalisasi Parit

“Belum ada peningkatan, masih normal. Tapi biasanya air akan meningkat tiga hari berikutnya,” sambungnya.

Ibauan ini juga disampaikan oleh Plt. Camat Srgi Hipni. Ia mengharapkan masyarakat Desa Bandar Agung yang bermukim di bantaran Sungai dan tepi pantai itu mewaspadai hujan deras yang terjadi karena dapat menimbulkan banjir.

Apalagi kata Hipni pada dua pekan lalu, wilayah Dusun Kualajaya juga dihantam banjir rob atau pasang air laut.

“Yang kita khawtirkan air laut pasang kemudian air sungai banjir. Maka dari itu masyarakat harus waspada terutama pada malam hari,” pungkasnya. (vid)