Megah dan Indah, Siapkan Dana Rp. 10 Miliar

490

Rehabilitasi Masjid Agung Kalianda

KALIANDA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupatan Lampung Selatan Anjar Asmara menyatakan, perehaban Masjid Agung Kalianda siap dimulai pada 12 Juli hingga 10 Desember 2018 mendatang.

Menurutnya, pembangunan rehab Masjid Agung Kalianda yang diperkirakan akan menelan biaya mencapai Rp10 miliar tersebut akan dilaksanakan oleh pihak ketiga dari PT. Asmi Hidayat selaku pemenang tender dari lelang pembangunan masjid  tersebut.

“Benar pembangunannya sudah siap dimulai pada tanggal 12 Juli mendatang, dan diperkirakan sudah rampung pada tanggal 10 Desember 2018. Jadi pihak pemborong diberi waktu kurang lebih selama 6 (enam) bulan untuk pelaksanaanya,” ujar Anjar Asmara kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Senin (9/7) siang kemarin.

BACA :  Mulai Dibahas di Kementerian, Natar Masuk RDTR Perkotaan di Lamsel

Menurut Anjar, sesuai arahaan dari Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan, perbaikan Masjid Agung Kalianda akan dilakukan total secara bertahap, mengingat kondisi bangunannya sekarang ini sudah sangat memprihatinkan. “Pak bupati (Zainudin, red) menginginkan supaya masjid agung diperbaiki, agar bisa terlihat indah, megah dan nyaman saat digunakan para jema’ah beribadah,” ungkapnya.

Dikatakannya, selama pembangunan pihaknya selaku dinas yang membidangi soal pembangunan dikabupaten ini akan mengawasi secara langsung melibatkan para pengawas pembangunan yang ada didinas instansinya. “Selama proses pembangunan berlangsung, para jamaah khususnya para pegawai Pemkab Lamsel yang biasa beribadah di masjid Agung Kalianda, untuk sementara dialihkan ke masjid-masjid terdekat,” katanya.

BACA :  Aktifkan Kader Jumantik Siasati DBD

Anjar berharap, pihak pemborong bisa melaksanakan pembangunan masjid Agung Kalianda secara maksimal, sehingga anggran untuk pembangunan yang dikucurkan oleh pemerintah daerah tidak terkesan sia-sia. “Intinya pengawasan harus dilakukan, jangan sampai lengah. Ya kalau ada yang tidak sesuai dengan gambar pastinya kami akan melakukan peneguran kepada pihak pemborong, oleh karena itu kami pun meminta kepada masyarakat untuk sama sama mengawasi proses pembanguna Masjid Agung Kalianda ini,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN