Membahayakan Lalu Dialihkan!

55
Shofyan – Pasca rusak diterjang banjir beberapa pekan lalu, demi alasan keamanan, Pemdes Rawaselapan, Kecamatan Candipuro, menutup sementara, jalan penghubung desa dan berlakukan jalur alternativ bagi kendaraan bertonase berat, Rabu (24/6).

CANDIPURO – Pasca ambrol diterjang banjir beberapa pekan lalu, gorong-gorong penghubung Desa Rawaselapan dan Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro belum tersentuh perbaikan total.
Kondisi terkini Rabu (24/6), kerusakan gorong-gorong semakin parah. Dimana, konstruksi kian amblas dan bangunan pembatas gorong-gorong pun nyaris runtuh, akibat tidak mampu menopang beban berat getaran kendaraan saat melintas.
Demi alasan keamanan dan kelancaran aktivitas, Pemdes setempat tutup sementara akses jalan menggunakan portal pembatas dan berlakukan jalur alternativ bagi kendaraan.
Kepala Desa Rawa Selapan Bagus Adi Pamungkas mengatakan,  saat ini pihaknya bersama masyarakat sedang bermusywarah dibalai desa setempat, guna mengupayakan membangun sementara badan gorong-gorong yang ambrol menggunakan kayu kelapa.
” Ya, mas gorong-gorong yang ambrol ini kerusakannya semakin meluas, akibat kontruksi bangunan tidak kuat menopang beban berat kendaraan saat melintas,” ungkapnya kepada Radar Lamsel usai musyawarah dibalai desa setempat bersama masyatakat sekitar, kemarin.
Dia menjelaskan, melihat kondisi konstruksi gorong-gorong yang ambrol dan rentan, demi alasan keselamatan, Pemerintah Desa (Pemdes) Rawaselapan terpaksa menutup sementara akses jalan dilokasi. Serta berlakukan pengalihan jalur alternativ sementara bagi kendaraan berat.
” Demi alasan keselamatan, kami terpaksa menutup sementara akses jalan menggunakan portal pembatas. Serta mengarahkan kendaraan berat menggunakan jalur alternativ,” sambung dia.
Bagus Adi Pamungkas menerangkan, sehari setelah banjir terjadi, Pemkab Lamsel telah meninjau kelokasi. Setelahnya, jalan tersebut telah ditinjau dan akan diusulkan perbaikan segera.

BACA :  BLT DD Rp 300 Ribu Segera Bergulir

Namun lanjutnya, melihat kondisi cuaca masih sering hujan dan air yang ada disaluran irigasi belum surut, perbaikan ditunda sementara.
” Mengingat hal tersebut, sambil menunggu perbaikan dari Pemkab Lamsel, kami bersama warga sekitar berinisitatif membangun badan gorong-gorong yang ambrol sementara mengunakan kayu kelapa,” imbuhnya.

BACA :  Kepala Puskesmas Ingatkan Covid-19 Belum Berakhir

Senada, Kepala Dusun I Heru Supriyadi mengatakan, rencananya besok (hari ini’red), warga dari Dusun I II dan VI akan bergotong-royong secara swadaya membangun badan gorong-gorong yang ambrol menggunakan kayu kelapa.

“ Ya, hasil musyawarah Kami bersama aparatur desa akan terjun kelokasi untuk bergoton-royong membangun perbaiki gorong-gorong ambrol dengan kayu kelapa. Dan berharap cuaca mendukung agar perbaikan dapat dilaksanakan segera,” harap Heru Supryadi dan diamini oleh warga lainya.(CW2)