Mencegah Gesekan 279 Kontestan

9
Diskominfo Lamsel – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lamsel, Supariyanto, S.Sos, MM memimpin rapat persiapan Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2021, di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Rabu (13/10) kemarin.

KALIANDA – Pesta demokrasi sarat menguras energi sudah didepan mata. Pilkades serentak di kabupaten ini menghasilkan 279 kontestan dari 17 kecamatan, yang siap bertarung.

Pertarungan politik di desa-desa sudah memanas sejak dilanjutkannya tahapan pilkades yang sempat tertunda. Pemkab Lampung Selatan bergerak cepat meredam peluang terjadinya gesekan, dengan mempersiapkan deklarasi damai.

Deklarasi damai bukan jalan satu-satunya meredam gesekan, namun langkah ini merupakan langkah konkrit agar para pendukung cakades melihat bahwa jago-jago mereka adalah bagian dari deklarator Pilkades damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (18/10) mendatang.

Itu terungkap dalam rapat persiapan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021 yang berlangsung di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, pada Rabu siang (13/10) kemarin.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Supriyanto mengatakan, pelaksanaan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Lampung Selatan gelombang I tahun 2021 akan digelar secara hybrid (offline dan online).

Supriyanto menuturkan, Deklarasi Damai akan dipusatkan di Aula Sebuku rumah dinas bupati Lampung Selatan yang dihadiri langsung Bupati dan jajaran Forkopimda dan diikuti seluruh peserta Pilkades di 17 kecamatan dari wilayah masing-masing secara virtual.

BACA :  Areal Pemkab Jadi Spot ABG Mabuk-mabukan

“Jumlah penyelenggara sampai ditingkat desa ini sekitar 6.000 orang. Tentu kita tidak akan mungkin mengumpulkan semuanya, tidak efektif dan kita masih pandemi. Oleh karena itu telah disepakati Deklarasi Damai dilaksanakan secara virtual,” ujar Supriyanto.

Supriyanto juga mengatakan, bahwa Deklarasi Damai itu juga bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada semua pihak terkait, terutama kepada calon kepala desa agar dapat menjadi kontestan yang baik dan mentaati aturan dalam setiap proses tahapan Pilkades mendatang.

“Deklarasi ini intinya mengajak kita semua, bahwa kita punya tanggungjawab agar pelaksanaan Pilkades nanti bisa berjalan dengan baik dan aman. Jadi baik peserta dan panitia semua taat aturan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Selatan, Rohadian menjelaskan, Pilkades Serentak gelombang I tahun 2021 akan diikuti 84 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Dia menyebut, jumlah calon kepala desa yang mengikuti Pilkades sebanyak 279 orang. Kemudian jumlah panitia sebanyak 4.265 orang dan jumlah saksi sebanyak 1.717 orang dengan jumlah 469 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

BACA :  Bayar Pajak Kendaraan Wajib Vaksin

“Untuk peserta paling banyak ini Kecamatan Jati Agung sebanyak 81 orang, lalu Kecamatan Kalianda 78 orang, Kecamatan Rajabasa dan Natar masing-masing 68 orang,” ungkapnya.

Rohadian menambahkan, untuk pelaksanaan Deklarasi Damai, hanya Kecamatan Kalianda yang akan mengikuti secara langsung di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat.

“Ini karena kita melihat jarak Kecamatan Kalianda yang dekat dan situasi pandemi saat ini yang tidak memungkinkan kita untuk mengumpulkan seluruh peserta dari 17 kecamatan. Untuk yang lain mengikuti dari kecamatan masing-masing,” pungkasnya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, Supriyanto, S.Sos, MM secara langsung memimpin rapat yang diikuti sejumlah OPD terkait dan camat dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir juga Kasi Datun Kejaksaan Lampung Selatan Agsyana, Dan Unit Intel Kodim 0421/LS Letda Tatang Sulaiman, dan Kasat Intel Polres Lampung Selatan Iptu Joko Purnomo. (idh)