Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Tegineneng Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki

95
Masyarakat di Kecamatan Tegineneng minta jalan provinsi yang berada diwilayah setempat segera diperbaiki.
TEGINENENG – Sudah 4 tahun jalan provinsi yang berada di Desa Gedong Gumanti, Kecamatan Tegineneng tidak tersentuh perawatan. Akibatnya, jalan tersebut saat ini kondisinya sudah rusak parah.
Ironisnya, sudah berkali kali pemerintah desa dan kecamatan mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada pemerintah provinsi namun tidak pernah digubris. Akibatnya warga merasa di anak-tirikan oleh pemerintah provinsi.
Hadi, salah seorang warga setempat mengatakan jika warga sangat berharap sekali agar jalan tersebut segeta diperbaiki.
“Katanya ada pemerataan pembangunan, tapi tidak dirasakan masyarakat Tegineneng. Buktinya sudah 4 tahun jalan milik provinsi ini tidak diperbaiki,” kata hadi Senin, (24/2).
Menurut Hadi, kerusakan jalan tersebut sudah sangat dikeluhkan warga. Dirinya juga pernah mengusulkan ke desa maupun kecamatan agar jalan provinsi tersebut segera diperbaiki.
” Dari hulu sampai ke hilir, kondisi jalannya sudah rusak parah. Beberapa titik jalan rusak sudah seperti kubangan kerbau saja. Dan ini sudah sangat menganggu,” kata dia dengan nada kesal.
Sementara Iqbal, salah seorang warga lainnya mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan rusak seperti itu.
” Saya merasa seperti dianak-tirikan saja. Padahal sebelumnya Wakil Gubernur Lampung pernah meninjau jalan yang ada di Tegineneng ini. Ditambah lagi saya pernah lihat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga lewat untuk menghadiri acara didesa sebelah,” keluhnya.
Hal senada disampaikan Camat Tegineneng, Syahruddin yang sangat menginginkan jalan utama diwilayah setempat segera diperbaiki.
” Jalan Provinsi tersebut memang menjadi jalan poros yang ada dikecamatan tegineneng. Panjang dari jalan yang rusak sekitar 6 Kilometer. Kami berharap bisa segera diperbaiki, karena kami sudah sering mengajukan melalui pemerintah daerah kepada pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” pungkasnya. (arl/esn)