Mesin EDC Terbatas Penyebab Keterlambatan Penyaluran BPNT

28
ILUSTRASI
WAY LIMA – Kurangnya jumlah mesin EDC disejumlah E-Warong menjadi penyebab keterlambatan penyaluran program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Way Lima, Senin (26/10).
 
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Way Lima, Komari menjelaskan, dari 22 E-Warong yang terdaftar, sebanyak 12 E-Warong belum memiliki mesin EDC yang menyebabkan keterlambatan penyaluran BPNT di Kecamatan Way Lima.
 
“Bahwa keterlambatan penyaluran BPNT disebabkan kurangnya mesin EDC disejumlah E-Warong di Kecamatan Way Lima. Dari 22 E-Warong, sebanyak 12 E-Warong belum memiliki nesin E-EDC,” ujar Komari.
 
Untuk itu Komari berharap pihak bank mandiri bisa segera melengkapi mesin EDC untuk agen-agen E-Warong agar penyaluran BPNT bisa tersalurkan tepat pada waktunya.
 
“Saya berharap pihak bank mandiri bisa melengkapi mesin EDC untuk agen E-Warong yang belum memiliki mesin EDC untuk kelancaran penyaluran BPNT,” ucapnya.
 
Menurut Komari, jika pihak bank mandiri belum bisa memberikan mesin EDC kepada agen E-Warong yang belum memiliki mesin EDC, maka pihak bank mandiri bisa menjadikan mini ATM untuk penyaluran BPNT sesuai dengan rekomendasi dari pihak bank mandiri.
 
“Kalau mesin EDC dari pihak mandiri belum tersedia, jalan satu-satunya menjadikan setiap e-Warong sebagai mini ATM yang sekaligus bisa sebagai penyalur BPNT sesuai dengan rekomendasi dari pihak bank mandiri. Mini ATM disini bukan mini ATM biasa, karena mini ATM yang tidak direkomendasikan oleh pihak bank mandiri tidak sah jika untuk menyalurkan BPNT,” tandasnya. (eggy/esn)
BACA :  Pemerintah Kecamatan Way Lima Gelar Apel Siaga Bencana