Monitoring, Satgas Pangan Temukan Makanan Kadaluarsa dan Kemasan Rusak

657

KALIANDA – Tim monitoring sembako (sembilan bahan kebutuhan pokok) Pemkab Lampung Selatan memantau ketersedian sembako di sejumlah pasar di Lamsel menjelang bulan suci ramadahan tahun ini.

Monitoring Rabu (9/5) lalu, ditemukan sejumlah barang makanan kadaluarsa serta kemasan yang rusak disalah satu toko waralaba AlfaMart di Desa Karanganyar, Kecamatan Jatiagung.

Jenis-jenis makanan yang sudah kadaluarsa dan kemasan rusak itu diantaranya, kemplang merek Ango, susu kaleng bendera dan ikan kaleng sarden ABC.

Itu dikatakan Asisten Bidang  Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Lampung Selatan Ir. Mulyadi Saleh kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon,  Minggu (13/5) kemarin.

BACA :  Kasatpol-PP Didefinitifkan

Mulyadi menuturkan, semua barang makanan yang ditemukan dalam kondisi kadaluarsa dan sudah rusak tersebut langsung di sita oleh anggota satuan tugas (Satgas) pangan untuk diamankan.  “Khawatir dikonsumsi masyarakat, oleh karenanya tim satgas pangan langsung menyita makanan kadaluarsa dan kemasan yang sudah rusak tersebut agar tidak dikonsumsi oleh masyarakat pembeli, ” terangnya.

Dia mengungkapkan, sebagai peringatan bagi para pedagang agar tidak menjual barang makanan kadaluarsa dengan memanfaatkan momen menjelang ramadhan, tim monitoring Pemkab Lamsel akan melayangkan surat teguran dan peringatan kepada toko-toko waralaba dan kios makanan yang ada diwilayah Lamsel.

BACA :  Pandemi Tantangan Swasembada Gizi

“Untuk menjamin keamanan makanan bagi masyarakat jelang ramadhan,  tim akan melayangkan surat peringatan ke toko-toko waralaba maupun kios dagangan diseluruh wilayah Lamsel.  Kalau sudah diberikan peringatan namun tidak ditindaklanjuti,  maka secara tegas pedagang yang membandel akan diberikan sangsi secara tegas, “pungkasnya.  (iwn)