Nanang Buka Parade Sound System

202

SRAGI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menghadiri acara Parade Sound System yang dilaksanakan di Lapangan Kanada, Dusun Ciptarasa, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Selasa (25-2-2020).

Acara yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sound System tersebut, di ikuti oleh 29 pengusaha sound system dari 8 (delapan) Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan serta satu peserta asal Jakarta dengan membawa lebel “RDW”.

  1. Nanang Ermanto yang hadir didampingi Anggota DPRD Kab. Lampung Selatan, Rosdiana, Plt. Ketua Tim Penggerak PKK, Winarni Nanang Ermanto, Penjabat. Sekretaris Kabupaten, Thamrin, Kepala Dinas Perhubungan Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Pariwisata, Rini Ariasih, Kepala Dinas Pendidikan, Thomas Americo, Kepala BPMPTSP, Martoni, Kasat.Pol.PP Heri Bastian, Kadis Kominfo, M.Sefri Masdian, sangat mengapresiasi kegiaitan “parade sound system” yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sound System Lampung Selatan.
BACA :  Bertahun Dikeluhkan, Cadong Tak Pernah Ditertibkan DKP

Menurut Nanang, didirikannya paguyuban sound system merupakan suatu bentuk kebersamaan dalam membangun bisnis alat hiburan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat pengguna saat mengadakan pesta atau kegiatan lainnya.

“Paguyuban sound system juga harus mampu mengkoordinir serta membangun image dimasyarakat, bahwa keributan yang kerap terjadi pada acara pesta, bukan karena keberadaan orgen atau musik, akan tetapi lebih pada individu atau penonton yang bikin suasana kacau,”ujar Nanang.

“Kami sangat mendukung. Apapun kegiatan yang bersifat positif, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pasti akan mendukungnya. Inilah salah satu bentuk bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Apapun itu bentuknya,” imbuh Nanang.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Junaidi Tanjung, melaporkan, acara parade sound system tersebut dimaksudkan selain sebagai ajang silaturahmi, juga untuk mengedukasi para pelaku usaha soundsystem agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna/penyewa.

BACA :  Empat Warga Kualajaya Reaktif Covid-19

“Salah satu kemeriahan dalam sebuah acara adalah kualitas sound system yang digunakan. Jika sound systemnya jelek, secara otomatis akan mengganggu kenyamanan masyarakat yang mendengar,” ujarnya.

Junaidi Tanjung juga menjelaskan, paguyuban yang baru didirikan pada 5 Februari 2019 itu telah memikiki anggota sebnayak 104 anggota dari 8 (delapan) kecamatan yang ad di Lampung Selatan.

Lebih lanjut Junaidi Tanjung menjelaskan, pada kegiatan parade sound system tersebut, ada tiga kriteria yang akan dinilai, yakni sound pressure level atau tekanan suara, Clarity atau kejernihan suara serta tampilan sound system itu sendiri. (red)