Nanang Dapat Gelar Pangeran Rajo Tihang

73
Kemas Yogi - Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto didampingi Kades Muara Putih H Imron saat tiba di tempat pemberian gelar di Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Senin (14/9).

NATAR – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mendapat gelar kehormatan adat dari Sutan Ngediko Penyimbang Bumi dan disetujui oleh Sutan Penyimbang Tuho Adat Desa Muara Putih, Senin (14/9).

Gelar kehormatan adat Lampung itu menjadikan Nanang sebagai salah satu anggota adat suku Lampung. Tidak main-main, suami dari Winarni itu mendapat gelar Pangeran Rajo Tihang.

Pada kesempatan pemberian gelar itu, Nanang sempat haru dan tak kuasa menahan kegembiraannya karena bisa diterima dengan baik oleh tetuah-tetuah adat Lampung, khususnya di Desa Muara Putih, Kecamatan Natar.

BACA :  JTTS Kelar, Sertifikat Belum Dikembalikan

“Saya sangat gembira mendapat gelar ini, tentu sangat berat memikul gelar Lampung ini karena saya sendiri aslinya bukan orang yang bersuku Lampung. Tetapi saya sangat mencintai adat dan budaya Lampung,” ungkapnya saat memberi sambutan disela acara Angken Adat Lampung di Desa Muara Putih, Senin (14/9).

Nanang berharap, budaya dan adat Lampung harus tetap dilestarikan dengan cara apapun, termasuk pengenalan adat Lampung sejak dini. “Dengan acara ini saya berharap dapat menyatukan masyarakat lampung untuk sama-sama melestarikan budaya kita. Budaya lampung,” tegasnya.

BACA :  Nanang Janji Support Pelaku UMKM

Sementara itu, Kades Muara Putih H Imron mengatakan, gelar kehormatan itu memang biasa diberikan kepada keluarga ataupun saudara, kendati bukan berasal dari suku Lampung. “Jadi ada tiga penyimbang tuho adat yang menyetujui gelar itu, diantaranya adalah Kanjeng Paksi Sebuai, Sutan Rajo Pukuk dan Tuan Pusat,” jelasnya.

Imron menambahkan, gelar yang diberikan tidak hanya sekedar gelar biasa namun maknanya sangat mendalam. “Jadi gelar Pangeran Rajo Tihang itu cukup tinggi kedudukannya, kami yang memegang teguh budaya Lampung harus hormat kepada pemilik gelar itu,” pungkasnya. (kms)