Nanang Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada

65

KALIANDA – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat menjaga kondusifitas jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020.

Ajakan itu disampaikannya dihadapan para tokoh adat, tokoh agama, pengurus FKUB, FKDM, FPK, PPWK Kabupaten Lampung Selatan, dan Ormas Keagamaan pada pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Senin (24/2) kemarin.

Orang nomor satu di Kabupaten Khagom Mufakat ini menyampaikan, perbedaan dalam demokrasi adalah hal yang biasa. Dan semua harus sadar bahwa Pilkada adalah proses pemilihan sosok pemimpin di daerah yang harus berjalan aman.

“Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pilkada serentak di Provinsi Lampung. Saya minta, sebagai tokoh kita bisa menciptakan suasana yang kondusif, aman, nyaman, dan damai. Jaga persatuan dan kesatuan,” ajak Nanang kepada 150 tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA :  Anggaran Corona Nyaris Selip Miliaran

Dia mengatakan, masyarakat harus lebih dewasa menyikapi proses demokrasi lima tahunan yaitu pemilihan bupati dan wakil bupati. Jangan sampai, kata dia, Pilkada justru membuat masyarakat menjadi terpecah belah dan bermusuhan, apalagi merusak silaturhami.

“Boleh kita berbeda pendapat, tapi jangan malah menjadi suatu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Jangan sampai terjadi gesekan-gesekan dan keributan yang akan merugikan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” tegasnya.

Politisi PDIP ini berharap, dengan adanya silaturahmi tersebut semakin mempererat jalinan silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dengan para alim ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat di kabupaten ini.

“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini menjadi kekuatan untuk membangun kabupaten kita tercinta lebih baik lagi. Mari kita jaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan demi kabupaten, provinsi, bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta,” tutupnya.

BACA :  ODP Mayoritas Perantau

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamsel Thomas Amrico mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dan stake holder terkait menjelang Pilkada tahun 2020.

Disamping itu, untuk membahas permasalahan yang akan timbul menjelang pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Lampung Selatan tahun 2020 serta menciptakan stabilitas politik pemerintahan yang konsudif di daerah.

“Harapannya, sebagai tokoh, bapak ibu bisa memberi kesejukan dan kedamaian untuk mewujudkan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 yang aman, damai, jurdil, dan demokratis,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan ini. (idh)