Normalisasi Sungai dan Tanggul Mendesak

920
Ist For Radar Lamsel – Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan didampingi Kadis PUPR Lamsel H. Hermansyah Hamidi meninjau sungai Waykatibung di Kecamatan Candipuro.

Usai Musrenbang, Pemkab Bahas Penanganan Banjir

KALIANDA – Pemkab Lampung Selatan telah memetakan penyebab utama banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Lamsel. Debit air yang meningkat karena curah hujan ditambah daya tampung sungai dan alirannya yang tak sepadan, menjadi penyebab banjir yang terjadi di bumi Khagom Mufakat ini.

Sejumlah sungai yang melintasi disejumlah kecamatan juga mengalami pendangkalan. Akibatnya deras air yang besar membuat tanggul-tanggul penangkis jebol sehingga air melebar masuk ke areal pertanian dan pemukiman.

Pemkab Lamsel juga siap mengambil langkah konkret dalam menuntaskan persoalan itu. Meski tidak spesifik menyebutkan langkah apa yang bakal dilakukan, Pemkab akan berkoordinasi dengan Pemprov melalui Balai Besar Waysekampung untuk duduk bersama mengentaskan persoalan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamsel Ir. Priyanto Putro tidak memungkiri pemicu banjir adalah sendimentasi sungai. Karenanya langkah normalisasi sungai yang ada disejumlah kecamatan mendesak dilakukan.

BACA :  1.000 APD Masih Dipesan

Saat ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Balai Besar Way Sekampung untuk pembangunan tanggul jebol baik di wilayah Kecamatan Candipuro dan Sragi.

“Kami sudah koordinasi dan siap membangun kerjasama dengan balai besar. Khususnya, untuk perbaikan tanggul dan normalisasi sungai. Karena, jika tidak dilakukan dengan segera bencana banjir akan terus terjadi di Lamsel,”ujar Priyanto kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, kemarin.

Mengenai penanganan banjir diwilayah pemukiman warga, pihaknya mengaku belum sempat berkoordinasi dengan dinas terkait. Pasalnya, kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) masih terus bergulir.

“Dari hasil musrenbang ini pasti ada usulan masyarakat mengenai penanganan banjir. Ini juga akan menjadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan kedepan. Setelah rampung, kami akan mengumpulkan dinas terkait untuk menindaklanjuti persoalan ini,”imbuhnya.

BACA :  BPJSTK Panwascam juga Disetop

Lebih lanjut dia mengatakan, perencanaan yang dilakukan juga tidak bisa secara asal-asalan. Sebab, dia menilai musibah banjir akan terus melanda wilayah kecamatan jika hanya melakukan perencanaan jangka pendek.

“Harus kita bahas secara mendalam dan melalui kajian-kajian teknis. Supaya, musibah banjir tidak terjadi setiap tahun. Yang pasti, langkah awal adalah pembangunan tanggul yang menjadi penyebab utama banjir. Karena, sebagian besar wilayah yang menjadi korban adalah areal persawahan,”pungkasnya.

Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan juga telah meninjau sungai Waykatibung di Kecamatan Candipuro yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Timur. Tinjauan itu dilakukan bersama Sekkab Lamsel Ir. Freddy Sukirman dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Lamsel terkait seperti Kepala Dinas PUPR H. Hermansyah Hamidi. Mereka menyusuri tanggul penahan sungai yang rentan jebol karena debit air yang tinggi. (idh)