Nurul Ikhwan dan Lesty Serap Aspirasi di Palas

124
David Zulkarnain – Kegiatan reses dua Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi V Nurul Ikhwan dan Lesty Putri Utami di Kecamatan Palas, Senin (4/11).

PALAS – Sebagai wilayah penghasil pangan sarana dan prasarana pertanian masih sangat perlu ditingkatkan untuk kemajuan petani di Kecamatan Palas.

          Hal tersebut terungkap pada saat reses yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi V, Nurul Ikhwan dan Lesty Putri Utami di Aula Kantor Kecamatan Palas, Senin (4/11).

          Dalam kesempatan tersebut Nurul Ikhwan mengatakan, sebagai wilayah penghasil pangan tentunya sarana dan prasarana pertanian di Kecamata Palas akan selalu menjadi perhatian. Salah upaya yang akan dikedepankan yakni peningkatan sarana pengairan.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat Palas yakni peningkatan sarana pengairan agar ketersedian air dimusim kemarau tetap terjaga, ” kata Nurul kepada Radar Lamsel disela kegiatan tersebut.

BACA :  Disiplin Kesehatan di Pasar Jadi Sasaran

Nurul menerangkan, dengan mengusung konsep Gubernur Lampung “Petani Berjaya” tentunya pemerintah tidak hanya mengedepankan peningkatan sarana dan prasarana saja. Namun juga berupaya untuk menstabilkan harga pada saat musim panen.

“Pada konsep ‘Petani Berjaya ini’ pemerintah menginginkan petani yang terintegritas. Salah satu untuk mengatasi masalah harga pada saat musim panen demi kesejahteraan petani,” ucapnya.

Sementara itu Lesty Putri Utami  menyebut selain sektor pertanian, aspirasi masyarakat yang akan dikedepankan yakni pembenahan kegiatan kepemudaan di Kecamatan Palas. Salah satunya kegiatan kepemudaan dibidang keolahragaan yang memberikan nilai positif diluar aktivitas formal pemuda.

BACA :  UMKM di Palas Terima Bantuan Stimulus

          “Untuk dibidang kepemudaan, kita akan mengedepankan kegiatan keolahragaan yang dapat memberikan dampak positif, salah satunya dengan turnamen voly untuk menjalin silaturahmi antar pemuda,” terangnya.

          Selain itu, lanjut Lesty, juga akan menguatkan gerakan literasi yang minim perhatian dari pemerintah kabupaten Lampung Selatan. Pihaknya akan berupaya agar program literasi dari provinsi bisa masuk wilayah Lampung Selatan.

          “Kedepannya kami akan berkordinasi dengan Ketua Penggerak Literasi Provinsi Lampung, Ibu Arinal. Dengan harapan program literasi yang ada di provisi bisa masuk ke Lampung Selatan,” harapnya. (vid)