Nusantara 99 Bekali PMII dan Santri Pendidikan Hukum

52
Shofyan – Puluhan santri Al-Huda dan pengurus PMII di Kecamatan Candipuro, saat mengikuti kegiatan lounching dan pendidikan pendampingan hukum oleh YLBH Nusantara 99, di lingkungan Ponpes setempat, Sabtu (26/9).

CANDIPURO – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Huda dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kecamatan Candipuro, mendapat pembekalan pendidikan pendampingan hukum oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Nusantara 99.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh YLBH tersebut berlangsung di lembaga Ponpes Al-Huda, Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Sabtu (26/9), dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Direktur YLBH Nusantara 99 Lampung Arief Rahman Hakim, S.Hi dalam pemaparannya mengatakan, salah satu narasi logis dari negara hukum adalah pemenuhan terhadap hak asasi warga negaranya. Salah satu hak dasar itu diantaranya ia menyebut, persamaan hak dimata hukum.

“ Bahwa setiap warga negara berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yag adil serta perlakukan yang sama dihadapan hukum. Hal ini sesuai dengan yang termaktub dalam UU dasar  republik indonesia,” paparnya dalam sambutan di kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan sebagai salah satu kegiatan yang dapat mengedukasi kepada masyarakat. Tidak hanya seremonia saja. Namun, juga untuk menyamakan persepsi terkait nilai-nilai moril dalam hukum.

“ Sehingga hadirnya sebuah YLBH, dapat memberikan dampak yang signifikan serta manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara, salah seorang anggota PMII Yusuf yang hadir dalam kegiatan lounching pendidikan pendampingan hukum oleh YLBH itu mengapresiasi kegiatan itu. Dimana Yusuf mengatakan banyak manfaat dan ilmu yang terkandung dalam acara itu. Diantaranya ia mengatakan dirinya dapat lebih mengerti terkait peran dan posisi LBH ditengah masyarakat.

“ Diantarnya manfaat yang dapat dipetik, poin pertama keberadaan sebuah LBH utamanya memberi dukungan atau rekomendasi berupa dukungan aktif. Juga dapat diartikan sebagai bentuk upaya mempengaruhi kebijakan publik dengan melakukan berbagai pola komunikasi yang persuasif,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota YLBH Nusantara 99 Lampung, para pengurus Ponpes dan Santri Al-Huda serta anggota dan pengurus PMMI di Candipuro.(CW2)