ODP Canti Berpulang, Pemakam Pakai APD

79
Idho Mai Saputra - Petugas medis tiba di TPU Desa Canti lengkap menggunakan APD, Senin (1/6) malam.

RAJABASA – MR (48), warga Desa Canti, Kecamatan Rajabasa yang tengah menjalani isolasi di RSUD dr. Bob Bazar, Kalianda akhirnya meninggal dunia, Senin (1/6) sekitar pukul 14.30 WIB. Meski dikabarkan negatif covid-19, prosesi pemakaman dilakukan oleh tim medis lengkap menggunakan APD.

Meninggalnya MR dikabarkan lantaran penyakit serangan jantung. Namun, sejumlah warga masih bertanya-tanya soal kebenaran penyebab meninggal pasien ODP karena penguburan dilakukan dengan protokol kesehatan.

Dari keterangan Kepala Desa Canti, Jahidin, yang bersangkutan meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya. Dia mengatakan, dari pihak medis menginformasikan MR negatif dari Covid-19.

“Kami merujuk pada keterangan medis yang menginformasikan negatif. Kami harap warga tidak resah soal kabar berita ini,” ungkap Jahidin disela pemakaman, tadi malam.

Saat disinggung soal prosesi pemakaman, Jahidin tidak banyak berkomentar. “Kita ikuti prosedur dari tim medis. Tetap mengenakan APD lengkap saat pemakaman karena yang bersangkutan sebelumnya ODP,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Camat Rajabasa Saptudin juga enggan mengomentari terkait peristiwa tersebut. “Yang jelas dari informasi pihak rumah sakit pasien ini negatif,” singkat Saptudin.

Sementara itu, Kepala Dinkes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea, MARS menerangkan, MR masuk ke RSUD Bob Bazar pada tanggal 26 Mei 2020. Lalu, pada tanggal 27 dan 28 Mei di ambil swab 1 dan 2.

“Pasien ada riwayat penyakit jantung. Hasil swab 1 sudah keluar dari Balai Laboratorium Kesehatan Propinsi Lampung tgl 30 mei 2020 dgn hasil negatif.
Untuk swab ke 2 belum keluar. Sehingga dalam pemakaman jenazah berdasarkan protokol covid 19,” terang Jimmy.

Seperti dikabarkan sebelumnya, MR (48), warga Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, diduga positif covid-19 melalui hasil rapid test di Pelabuhan Penyebrangan Merak, Banten, beberapa waktu lalu. (idh)