Pagar Jaya Gelar Festival Paway 2019

201
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsyafri Fahrizal mewakili Bupati Pesawaran H. Dendi Romadona membuka Festival Pagar Jaya Waway “PAWAY” 2019 di Dusun Kucing Riang Desa, Pagar Jaya Kecamatan Punduh Pedada, Pesawaran, Minggu (15/12).

PUNDUHPEDADA – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsyafri Fahrizal mewakili Bupati Pesawaran H. Dendi Romadona membuka Festival Pagar Jaya Waway “PAWAY” 2019  di Dusun Kucing Riang Desa, Pagar Jaya Kecamatan Punduh Pedada, Pesawaran, pada Minggu (15/12).

Pembukaan Festival Pagar Jaya Waway yang dilaksanakan selama dua hari dihadiri Camat Punduhpedada Darlis SE, Anggota DPRD Pesawaran Fahmi Vahlevi, Kepala bidang pengembangan industri pariwisata Pesawaran Yudiana, serta masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsyafri Fahrizal mengatakan, Pemda Pesawaran melalui Dinas Pariwisata akan terus berusaha mewujudkan Kabupaten Pesawaran menjadi tempat tujuan wisata di Provinsi Lampung.

“Festival Pagar Jaya Waway “PAWAY” 2019 tersebut diisi dengan kegiatan campsite, parade budaya, drama musical, eplorasi wisata, expert sharing, mural jamming and coloring competition,” ujar Elsyafri.

Dikatakan, selain kegiatan tersebut, festival pagar jaya waway juga diisi dengan kegiatan dengan live music, art exhebition, food market, rock clombing, community talk, pagar jaya beach olympic, Photo graphy and videography.

”Dengan program Kawasan khusus kreatif (KEK) dan one vilagge one destination, diharapkan Desa Pagar Jaya bisa menjadi penopang keberhasilan program ini,” tuturnya.

Sementara, Camat Punduh Pedada, Darlis S.E, memberikan apresiasi penuh kepada  masyarakat di Desa Pagar Jaya yang telah mengembangankan dan memanfaatkan potensi alam yang ada diwilayah setempat sehingga bisa menjadi destinasi wisata.

“Desa Pagar Jaya ini merupakan desa terujung dari Kabupaten Pesawaran, tapi dengan semangat juang yang tinggi dari pemerintah desa berserta masyarakatnya bisa membuat event kegiatan festival sendiri untuk pertamakalinya. Hal ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi desa-desa yang lain untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya masing-masing,” tandasnya. (Esn)