Pak Gubernur, Tolong Benahi Jalan Sidomulyo!

219
Shofyan Apriyansyah – Nampak Truck bertonase berat melintas di jalan penghubung antar Kecamatan Sidomulyo-Candipuro yang rusak, terlihat debu berterbangan diudara, Selasa (01/9).

SIDOMULYO – Tidak kunjung diperbaiki, warga Kecamatan Sidomulyo dan pengguna jalan mengeluhkan jalan Provinsi penghubung antar Kecamatan Sidomulyo-Candipuro yang semakin rusak parah.

Warga menilai, jalan penghubung antar Kecamatan Sidomulyo-Candipuro rusak parah diakibatkan, kualitas jalan tidak mampu menopang kendaraan bertonase berat yang setiap hari melintas di jalan tersebut, Selasa (01/9).

Wisri (35) warga Dusun Ketibung, Kecamatan Sidomulyo mengatakan, rusaknya jalan penghubung antar kecamatan di desa diakibatkan karena kualitas jalan tidak mampu menopang beban kendaraan bertonase berat yang setiap hari melintas dijalan itu.

“ Jalan ini dijadikan jalan alternatif bagi kendaraan bertonase berat seperti, truck Fuso dan kontiner, dari arah bandar lampung menuju Lamtim. Jadi sangat wajar jika jalan rusak parah, karena jalan tidak diperuntukan bagi kendaraan bertonase berat.” Kata Wisri.

BACA :  Bukan Pembeli yang Datang tapi Banjir

Wisri melanjutkan, akibatnya kondisi jalan kini rusak parah dan berlubang. Kondisi jalan yang rusak parah sangat membahayakan pengguna jalan. Untuk melintas, terlebih saat musim hujan.

“ Pengguna jalan kususnya kendaraan roda dua, harus ekstra hati-hati. Karena, sudah banyak pengendara roda dua terjatuh karena masuk lubang atau ban slip melindas batu dan krikil.” Ungkapnya.

Senada dikatakan Toto (42) warga sekitar, diakuinya, empat tahun lalu jalan tersebut pernah ada perbaikan oleh pemerintah. Namun, tiga tahun belakangan kondisi jalan rusak dan semakin rusak sampai hari ini tidak kunjug diperbaiki.

“ Dulu pernah diperbaiki tapi tiga tahun terakhir ini kondisi jalan rusak parah dan sampai hari ini tak kunjung diperbaiki.” Kata toto.

BACA :  OJK dan BEI Sosialisasikan EPK

Selain itu kata Toto lagi, saat kemarau seperti ini, warga Desa Sidomulyo tepatnya Dusun Ketibung harus rela menghirup udara kotor akibat debu yang bertebaran menempel diatap dan dinding rumah warga.

“ Kami berharap kepada pemangku kebijakan untuk memperjhatikan keluhan warga ini, terlebih jika segera ada perbaikan jalan.” Harapnya. 

Kepala UPT PU Sidomulyo Heriyanto mengatakan, pihaknya sudah mendata jalan penghubung antar kecamatan yang rusak itu. Namun demikian, pihaknya hanya sebatas mendata dan melaporkan kondisi rusaknya jalan itu ke Pemkab Lamsel.

“ Sudah kami data dan laporkan ke Pemkab Lamsel, untuk diusulan perbaikan. Tapi itu kan ranahnya pemerintah provinsi. Kami hanya sebatas pengusulan saja dan sampai hari ini belum ada tanggapan dari provinsi,” pungkasnya.(CW2)

BAGIKAN