Pandu Kesuma Dewangsa Dukung Pronas Startup Agribisnis Demi Kesejahteraan Petani Lamsel

494

LAMPUNG SELATAN–Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, mendukung penuh program nasional pemerintah pusat untuk merangsang hadirnya startup-startup agribisnis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.  Solusinya adalah memangkas rantai distribusi yang selama ini kerap dimanfaatkan oleh para spekulan. Menurut Pandu sudah saatnya teknologi memberikan implikasi bagi penciptaan dunia agribisnis yang lebih sehat dan terkendali khususnya di Lampung Selatan demikian menurut Pandu kepada radarlamsel (23/3).

Pandu Kesuma Dwangsa menuturkan, selama puluhan tahun rantai distribusi dari petani sebagai produsen, kerap dikebiri oleh “orang tengah” yang dengan leluasa memainkan harga setiap komoditas pertanian. Sebagai akibatnya harga melonjak tinggi ketika komoditas pertanian itu sampai ke tangan konsumen namun tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan hidup para petani.

Masih kata Pandu, kedepan rencananya jika startup-startup itu telah diadopsi untuk diterapkan di Lampung Selatan maka para konsumen bisa langsung terhubung pada petani secara langsung untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian rantai distribusi menjadi lebih efektif dan efisien.

Lebih lanjut Pandu menambahkan bahwa dirinya akan menggandeng banyak pihak agar proses pendirian startup ini bisa di eksekusi dengan baik. Namun ia mengingatkan segala sesuatunya tetap berpedoman pada keputusan pemerintah pusat, akan tetapi kesiapan sudah harus dinyatakan sebab menurutnya itu lah fungsi dari kepemimpinan yang responsif

“Intinya kami dukung penuh dan akan kami kawal. Jika memang sudah jelas aturan main dari pemerintah pusatnya, pemimpin harus responsif. Masa kita tidak mau kalau untuk kesejahteraan petani. Lagi pula dengan adanya startup ini, konsumen senang karena membeli dengan harga yang bersahabat, petani senang karena tak perlu lagi dipermainkan tengkulak,” Pungkasnya.

Startup-starup agribisnis diketahui telah mulai digagas oleh pemerintah pusat lewat berbagai pendekatan diantaranya dengan melibatkan Pemerintah Daerah, PTN, PTS, serta para praktisi dan swasta. Melalui program nasional ini diharapkan sistem E-Goverment yang memang sedang gencar digalakkan untuk mereformasi birokrasi dapat segera terwujud secara nyata dan diharapkan berdampak bagi semua lapisan masyarakat.(rls)