Pasal Konten, Kades Somasi Pemilik Akun Youtube

213
Ist - Kades Fajarbaru M. Agus Budiantoro (duduk) bersama Sekdesnya Solichen menunjukkan surat somasi kepada pemilik channel youtube yang dinilai memfitnah dirinya, Selasa (19/11).

JATI AGUNG – Tidak terima dengan informasi berbau fitnah yang disebarkan oleh salah satu channel youtube, Pemerintah Desa (Pemdes) Fajarbaru melayangkan somasi dan menuntut pemilik akun segera menayangkan permohonan maaf.

Kepala desa (Kades) Fajarbaru M. Agus Budiantoro mengatakan dirinya merasa tidak pernah dikonfirmasi terkait penayangan informasi itu di youtube maupun media sosial lainnya sehingga dirinya mengaku sangat dirugikan terkhusus keluarganya. “Dengan ini saya mensomasi akun youtube Tipikornews Chanel, jika selama 2×24 jam tidak memenuhi permintaan somasi maka persoalan ini akan saya bawa keranah hukum,” ungkapnya kepada Radar Lamsel diruang kerjanya, Selasa (19/11).

Ia menjelaskan, konten atau isi youtube tersebut berisi tentang tuduhan penyelewengan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 mulai dari pencairan tahap pertama. “Padahal saya dilantik bulan september, saat itu dana yang sudah terlaksana ada DD tahap 1 dan ADD (Alokasi Dana Desa) / APBD tahap 2 sehingga saya baru bisa mengerjakan DD tahap II dan ADD tahap 3. Itupun masih berjalan,” ujarnya.

BACA :  PLN Tambah 5 Gardu Induk di Lampung

Ia menyayangkan dalam konten tersebut ada penyebutan ‘oknum kades fajarbaru’ yang notabene hanya dia sebagai kades fajarbaru saat ini. “Jadi ada penggiringan opini bahwa isi youtube itu mengarah kepada saya, apalagi didalamnya juga ditampilkan foto saya dan istri,” tuturnya.

Mantan aktifis HMI itu meminta agar pemilik akun youtube tersebut segera menayangkan permintaan maaf kepada pihaknya dan secara kelembagaan sebab dengan judul youtube ‘Gara-gara Dana Desa 1,1 M oknum kades fajarbaru lamsel gelap mata’ sangat menohok dan tidak relevan dengan realita yang ada. “Secara keseluruhan kontennya tidak relevan dan jauh dari realita, terlebih tidak ada konfirmasi kepada saya sebelum ditayangkan di youtube,” ucap dia.

BACA :  Aktifkan Gugus Tugas Desa yang ’Melempem’

Budi menjelaskan, pihak dari channel youtube itu juga telah mengirimkan tayangan itu kepada dirinya dan menanyakan tanggapan dirinya. “Ada konfirmasi setelah vidio tersebut di upload di youtube artinnya sebelum konfirmasi ke saya itupun lewat WA maka vidio itu sudah ditayangkan ke publik melalui situs youtube, jadi percuma saya mengomentari yang sudah ditayangkan,” pungkasnya. (Kms)