Pasar Murah Lengkapi Musrenbang

168
Iwan J Sastra – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Primer Persatuan Guru Republik Indonesia (Koprim PGRI) di Aula Seandanana Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Sabtu (25/1).

KALIANDA – Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Lampung Selatan akan menggelar kegiatan pasar murah untuk masyarakat di 17 kecamatan secara terjadwal. Kegiatan pasar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang akan dihelat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan ditiap-tiap kecamatan dikabupaten ini, pada tanggal 3 Februari 2020 mendatang.

“Kegiatan ini (pasar murah, red) rencananya akan kami laksanakan duakali. Pertama saat pelaksanaan Musrenbang, dan yang kedua pada saat menghadapi bulan puasa nanti,” ujar Kepala Disperindag dan UKM Lamsel H. Yusri, kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Minggu (26/1) sore kemarin.

BACA :  Visi-Misi Balonkada Demokrat Dibedah Hari Ini

Yusri menjelaskan, dalam kegiatan pasar murah tersebut, pihaknya telah mengandeng sejumlah perusahaan untuk menyediakan sejumlah kebutuhan bahan pokok yang akan dijual kepada masyarakat dengan harga dibawah harga pasar seperti minyak goreng, daging, telur, gula, dan bahan-bahan pokok lainnya.

“Dari pihak pertamina juga kami undang. Nanti dipasar murah itu pihak pertamina akan menyediakan gas elpiji ukuran 5,5 kilogram. Selain bisa membeli sembako, warga juga bisa mendapatkan gas elpiji ukuran 5,5 kilogram tersebut dengan cara menukarkan dua buah tabung gas kosong ukuran 3 kilogram,” terang Yusri.

BACA :  APAR Kadaluarsa Jadi Pajangan di OPD

Dikatakannya, tujuan dibukanya pasar murah sebagai upaya pemkab Lamsel untuk meringankan beban masyarakat, khususnya warga kurang mampu dalam mendapatkan berbagai produk bahan kebutuhan pokok, sekaligus juga meramaikan kegiatan musyawarah rencana pembangunan tingkat kabupaten yang digelar dimasing-masing kecamatan.

“Harga yang ditawarkan oleh masing-masing produsen tentunya dibawah harga pasaran. Kalau harga jualnya sama seperti dipasar buat apa ikutan gabung di pasar murah. Oleh karena itu para produsen yang sudah terdaftar, harus benar-benar memberikan harga dibawah harga pasaran, bukan sama dengan harga pasaran,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN