Pasar Natar jadi Sasaran Hoaks

97
Ist - Kepala UPT Pasar Rohaida saat membagikan gula murah kepada pengunjung pasar bersama dua perusahaan swasta.

NATAR – Hoaks soal kabar pasar Natar bakalan tutup ditengah wabah virus covid19 ditepis pemerintah kecamatan setempat. Berita bohong di tengah wabah virus corona sempat membuat warga Natar.

Setidaknya dalam tiga hari belakangan pasar Natar diisukan akan tutup pada Senin (23/3) untuk mengantisipasi korona alhasil masyarakat yang resah berbondong-bondong ke pasar pada Sabtu dan Minggu (21-22/3) sehingga membuat kondisi pasar malah semakin ramai dikunjungi dan berpotensi interaksi satu sama lain.

Kepala Unit Pelaksana Tenkhnis (UPT) Pasar Natar Rohaida mengatakan isu tersebut merupakan kabar bohong yang disebarkan oleh oknum tidak bertanggungjawab, aktifitas pasar tetap berlangsung seperti biasanya. “Belum ada perintah terkait penutupan pasar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, sehingga saya pastikan berita itu merupakan hoax,” tuturnya kepada Radar Lamsel, Minggu (22/3).

Disampaikannya, masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar diharapkan membawa masker dan hand sanitizer khususnya yang merasa sakit. “Saya harap kalau sakit untuk tidak ke pasar dulu, yang sehat juga untuk antisipasi agar menggunakan masker,” ucap dia.

Disamping itu, Camat Natar Eko Irawan menghimbau agar masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar agar ditahan terlebih dahulu. “Tahan dulu tempat-tempat ramai yang tidak kita kenal, bahkan jika kita kenal juga harus waspada,” terangnya.

Selain itu, dia juga meminta seluruh Ketua RT dan Kepala dusun di Kecamatan Natar agar proaktif melaporkan kepada pihak Puskesmas terdekat terkait adanya warga yang baru tiba dari luar negeri maupun luar kota. “Khususnya dari pulau jawa seperti Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, mohon jadi perhatian kita bersama,” pungkasnya. (kms)