PBB Kecamatan Natar Belum Capai Target

338
Ilustrasi PBB

Baru Rp3,6 Milyar dari Target Rp5,3 Milyar

NATAR – Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Natar belum mencapai target. Hingga saat ini penagihan baru mencapai 60,8 persen atau kurang 19,2 persen dari target. 

Dari 60,8 persen tersebut, Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Lamsel baru mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 3,6 Milyar. 

Kepala UPT BP2RD Kecamatan Natar Yazid mengatakan, tidak tercapainya tersebut disebabkan masih ada sejumlah desa yang setoran PBB-nya dibawah 40 persen. “Desa Rulung Raya, Sukadamai, Rejosari, Purwosari dan Bandarejo capaiannya masih dibawah 40 persen,” katanya kepada Radar Lamsel diruang kerjanya, Rabu (20/2).

BACA :  Seluruh Fasum Disemprot Disinfektan

Jika target tercapai sambung dia, Kecamatan Natar akan menyumbang Rp 5,3 Milyar untuk PAD Lampung Selatan. “Ya kalau diuangkan mencapai Rp 5,3 Milyar,” ujarnya.

Yazid menambahkan, jumlah wajib pajak (WP) yang ada di Kecamatan Natar mencapai 50.388 objek, namun target yang dibebankan oleh BP2RD Lamsel 80 persen dari WP. “Kami terus berupaya agar tunggakan PBB bisa segera dilunasi. Kades saya harap bisa membantu kami,” katanya.

BACA :  Warga Minta Baliho Paslon dan Bapaslon Ditertibkan

Selain sektor PBB, pihaknya juga mengejar objek pajak lain diantaranya adalah rumah makan atau restoran dan hotel. “Kami telah memasang 13 taping box di 10 rumah makan dan hotel. Tujuannya agar pajak 10 persen dari kedua usaha itu bisa terserap maksimal,” pungkasnya. (kms)