Pecahkan Masalah Melalui Lokmin

63
Rifky - KUPT PRI Tanjung Bintang Darmawan saat memaparkan materi di Lokmin.

TANJUNG BINTANG– Puskesmas Rawat Inap (PRI) Tanjung Bintang membahas segala permasalahan pencapaian hasil program kegiatan disetiap bulan melalui Lokakarya Mini (Lokmin).

Lokakarya Mini itu, membahas informasi mengenai penyakit, penyebab timbulnya penyakit dan sosuli dari penyakit tersebut. Bahasan pada kegiatan itu yakni Stunting, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Virus Corona.

Kegiatan itu, dihadiri oleh Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta, S.Ag, Kapolsek, Danramil serta sembilan Kepala Desa (Kades) yang menjadi wilayah Kerja di Puskesmas tersebut.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis PRI Tanjung Bintang Darmawan menjelaskan bahwa Lokmin itu merupakan kegiatan rutin dalam membahas pencapaian hasil program. “Dalam Lokmin itu bulanan itu, kalau membahas mengenai hasil mengenai perncapaian program. Itu kita adakan secara rutin setiap bulan,” jelasnya kepada Radar Lamsel di PRI Tanjung Bintang, Rabu (26/2).

BACA :  Trend Berjemur Merambah Desa

Selain Lokmin, Darmawan mengatakan jika terdapat permasalahan ditingkat Puskesmas, maka permaslahan tersebut akan diangkat dalam Lokakarya Lintas Sektoral. “Jadi mang ada hal yang memang dilakukan secara bersama. Lokarya lintas sektoral itu melibatkan Kecamatan, Uspika, Polsek, Koramil dan KUA. Itu diadakan tiga bulan sekali. Forum itulah yang kita buat di Puskesmas,” ungkapnya.

BACA :  Perangi Corona Harus PHBS

Sementara itu Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta, S.Ag mengatakan bahwa melalui Lokmin itu, dirinya dapat memecahkan segala permasalahan ditingkat Kecamatan. “Sebetulnya yang mendesak itu DBD atau Stunting, karena memang itu yang marak terjadi. Kalau kita membesarkan virus corona masyarakat takut. Nah, jadi dari Lokmin ini nantinya sebagai pemecah masalah di Kecamatan,” kata dia.

Hendri Menambahkan, bahwa segala permasalahan memanglah harus segera dikordinasikan. “Kita inikan menyatukan pemahaman, jangan sampai kita berbeda pemahaman,” imbuhnya.(CW1)