Pelabuhan Bakauheni Tidak Ditutup!

549
GAMBAR ILUSTRASI

BAKAUHENI – Kabar penutupan pelayanan di Pelabuhan Bakauheni menjadi isu hangat di tengah masyarakat. Bahkan tak sedikit masyarakat yang sudah menyebarkan informasi bahwa pelabuhan paling sibul di Indonesia itu telah ditutup. Namun kabar itu dengan tegas dibantah oleh PT. Indonesia Ferry Cabang Bakauheni.

Humas PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syaifullail Maslul, mengatakan informasi dari manapun, dan siapapun yang mengabarkan Pelabuhan Bakauheni telah ditutup merupakan kabar bohong alias hoax. Seandainya bakal ada penutupan, kata Syaiful, pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat melalui media.

“Tidak benar, info dari mana? Itu hoax, kalau ditutup pasti kita informasikan ke masyarakat,” katanya saat dikonfirmasi Radar Lamsel, Senin (23/3/2020).

Syaiful meminta masyarakat jangan terlalu percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Apalagi tanpa ada konfirmasi dari PT. ASDP Indonesia Ferry. Menurut Syaiful, pelayanan di Pelabuhan Bakauheni bakal sulit ditutup karena menyangkut pelayanan banyak orang. Seandainya benar ditutup, pasti PT. ASDP bakal menginformasikan dengan segera.

“Karena ini fasilitas publik, pastinya akan ada informasi yang kami sampaikan jika ditutup. Yang jelas berita yang beredar tidak berdasar dan hanya informasi palsu atau hoax,” katanya.

Dijelaskan Syaiful, situasi pelayanan di Pelabuhan Bakauheni saat ini berjalan seperti biasa. Tidak ada pembatasan jumlah penumpang pejalan kaki ataupun kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak. Begitu pula sebaliknya. Pelyaran akan tetap berjalan seperti biasanya sebelum ada pemberitahuan resmi dari PT. ASDP pusat.

“Semuanya normal, berjalan seperti biasa. Jadi sekali lagi kami tegaskan tidak ada penutupan,” ucapnya. (rnd)