Pelayanan Bandara Radin Inten Slow Down

118

NATAR – Dampak Covid-19, Operasional Bandara Internasional Radin Inten II Lamppung mengalami penurunan hingga 40 persen. Hal itu dikatakan oleh EGM KC Bandara Radin Inten II Lampung,  Asep Kosasih Samapta, Senin (30/3).

“Kami tetap memberikan pelayanan kategori slow down. Karena terjadi penurunan  operasional sampai dengan 40 %. Jadi dengan kategori slow down, Main Power juga efisiensi efektif. Diformulasikan sampai dengan 35 persen pegawai dirumahkan tapi tetap on call,” jelasnya.

Dia melanjutkan, penurunan operasional ini juga seiring dengan kebijakan pemerintah work from home (WFH) dan beberapa kebijakan lain. DI mana, terjadi pengurangan flight (penerbangan). Di mana, asumsi rata-rata sebelumnya, dalam satuhari ada 37 penerbangan dengan 4200 penumpang. Sementara, semenjak ada penurunan operasional 40 persen hanya ada 23 flight dengan 2300 penumpang. Namun sayangnya, dia enggan membeberkan data secara rinci, terutama mengenai penumpang kedatangan.

“Kami belum bisa memberikan data statistik detailnya. Yang jelas,  untuk kedatangan, kondisinya hampir sama dengan keberangkatan. Dan jika melihat tren nya, bakal mengalami penurunan lagi,” jelasnya.

Mengenai antisipasi penyebaran Covid saat kedatangan, dia mengatakan Bandara menerapkan full pengawasan melekat. “Perkembangan kita harus update. Sekarang, tidak hanya pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan di berbagai ruangan saja, penumpang kedatangan (pax arrival, Red) dari daerah terjangkit wajib menyetorkan Health Aller Card (kartu kuning dari KKP/ Kemenkes) ke petugas KKP yang ada di Bandara,” tegasnya.

Kendati demikian, dia tidak mempersoalkan tentang penurunan operasional dan penurunan penumpang. Asep menganggap ini berarti masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak bepergian selain untuk hal-hal yang urgent.

Sebelumnya, Bandara Radin Inten II Lampung mengaku tak mengurangi flight (penerbangan) meski sudah ada himbauan presiden untuk melakukan kegiatan di rumah, berkaitan dengan antisipasi penyebaran virus Covid 19.

EGM KC Bandara Radin Inten II Lampung,  Asep Kosasih Samapta mengatakan, sejauh ini flight berjalan normal, namun pihaknya tetap melakukan kewaspadaan terhadap segala aktivitas di Bandara.  “Belum ada laporan konkret. Operasional Bandara masih normal. Tapi peningkatan kewaspadaan tetap ditingkatkan,” katanya,  Senin (16/3).

Asep melanjutkan,  pemeriksaan suhu tubuh penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan menjadi hal yang wajib dilakukan dengan thermal scanner bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). “Kita juga menempatkan  Hand Sanitizer di area Keberangkatan, Kedatangan dan area publik,” ucapnya.

Selain itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan disinfeksi ruangan serta menyiapkan ruang isolasi yang dilengkapi dengan alat HEPA (High Efficiency Particulate Arrestance). Hal ini untuk menjernihkan udara. “Tentunya, stakeholder terkait juga komunikasi sengan kita. Baik KKP,  dan Pemprov Lampung. Alat Pelindung Diri untuk personel garda terdepan dan pelayanan.  Serta memberitahukan kiat pencegahan covid 19 melalui  digital media,” pungkasnya. (rnn)