Pelayanan di Kecamatan Tetap Berjalan

118
Shofyan Apriyansyah – Pengunjung Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo, sebelum memasuki loket pendaftaran, terlebih dahulu mencuci tangan dan menseterilkan diri di ruang seterilisasi, Sabtu (28/3).

SIDOMULYO – Demi menjamin pelayanan publik tetap berjalan normal di tengah masa penerapan Social Distancing.Pemerintah Kecamatan dan desa harus siap berakselerasi dengan kemungkinan diterapkannya kebijakan Work From Home (WFH).

Hal itu diungkapkan oleh Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto kepada Radar Lamsel usai mendampingi jajaran Pemkab Lamsel melakukan penyemprotan secara menyeluruh cairan Disinfektan di pasar Sidomulyo, Sabtu (28/3).

Menurut Rendy Eko Supriyanto, WFH sangat dimungkinkan untuk diterapkan, mengingat saat ini pelbagai upaya pencegahan untuk memtus rantai penyebaran virus berbahaya tersebut gencar dilakukan oleh Pemkab Lamel sampai merangsek ke pelosok dusun.

“ Ya penerapan WFH sangat dimungkinkan, untuk itu kami pun harus dinamis mengikuti intruksi dan kebijakan serta arahan dari Plt. Bupati Lamsel. Bila dintruksikan WFH ya kami siap,” ujarnya.

Guna mendukung upaya tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan baik  secara teknis dan non teknis diantaranya, menyiapkan fasilitas Quick Disinfektan Chumber ( Ruang Sterilisasi’red), kemudian fasilitas untuk cuci tangan serta tidak menutup kemungkinan akan menjadwal petugas piket di Kantor Kecamatan.

BACA :  Petani Halau Burung Pakai Layang-layang

“ Melalui persipaan tersebut, bila penerapan WFH diberlakukan tidak lantas menggugurkan kewajiban. Namun pelayanan publik tetap berjalan,” katanya.

Di singgung ikhwal sejauh mana upaya pencegahan memutus rantai penyebaran Covid-19 diwilayah kerjanya, ia mengatakan, saat ini sinergitas antar leading sektoral di Kecamatan Sidomulyo terus ditingkatkan menyikapi persolan tersebut.

“ Menindak lanjuti intruksi Plt.Bupati Lamsel, seluruh desa sudah kami himbau untuk terus mendata dan memonitoring serta melaporkan bagi warganya yang baru tiba dari perantauan atau dari bekerja diluar negeri untk memeriksakan kesehatan di Fasyankes terdekat,” kata dia.

BACA :  76 Rumah Retak hanya Ditawari PT.ONT Rp 30 Juta

Saat ini sambungnya, pihaknya pun sedang melakukan rapat terbatas bersama tim gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19 Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo.

Dimana lanjutnya, rapat terbatas itu membahas tenatang langkah konkret percepatan penaganan memutus rantai penyebaran virus berbahaya tersebut sesuai dengan intruksi Pemkab Lamsel.

“ Saat ini kami sedang membahas tentang aksi konkret dilapangan menyikapi percepatan penaganan memtuus rantai penyebaran Covid-19 bersama tim gugus tugas,” ucapnya.

Sementara, untuk wilayah Sidomulyo sendiri kata dia, dilaporkan masih aman dan tidak ada warga yang terjangkit virus berbahaya tersebut.

“ Meski begitu, kami menghimbau warga agar tetap waspada dan selalu menerapkan Social Distancing dan biasakan cuci tangan setelah beraktivitas. Agar tetap aman dan terhindar dari paparan virus berbahaya ini,” pungkasnya.(CW2)