Pembangunan Desa Rulung Mulya Request Masyarakat

190
Kades Rulung Mulya Irawan bersama Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

Warga Antusias Gotong Royong

NATAR – Pembangunan jalan rigid beton dan Talut Penahan Tanah (TPT) sepanjang 300 meter di Desa Rulung Mulya mendapat pujian dari Camat Natar Eko Irawan. 

Menurut Eko, Pelibatan masyarakat yang sangat besar dalam pembangunan merupakan bukti positifnya kinerja Pemerintahan Desa (Pemdes) Rulung Mulya sehingga dukungan dari masyarakat cukup besar. “Saya menilai memang jalan yang dibangun benar-benar akan bermanfaat bagi masyarakat desa, sehingga sambutannya sangat antusias,” katanya saat menghadiri trial pembangunan rigid beton di Desa Rulung Mulya, Jumat (2/8). 

Sementara itu Kades Rulung Mulya Irawan mengaku memang setiap pembangunan infrastruktur didesanya yang menggunakan Dana Desa (DD) selalu melibatkan warga, bahkan sebagian besar warga tidak memikirkan upah. “Jujur, saya tersentuh dengan semangat gotong royong warga Desa Rulung Mulya. Mereka tidak memikirkan upah karena bagi mereka pembangunan jalan merupakan hadiah yang harus disyukuri,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Sabtu (3/8). 

BACA :  Satu Pleton TNI dan Aparat Desa Semprot Disinfektan

Disampaikannya, pada realisasi DD tahp II tahun 2019 pihaknya menggunakannya untuk membangun jalan rigid beton sepanjang 300 meter dan TNT 300 meter kiri dan kanan. “Untuk TNT kiri kanan kami bangun tahap II ini,” ujarnya. 

BACA :  Pelayanan Bandara Radin Inten Slow Down

Irawan berharap, masyarakat bisa menjaga dan memelihara hasil pembangunan di Desa Rulung Mulya. “Harapan kami masyarakat bersama- sama menjaga dan memelihara apa-apa saja yang telah dibangun oleh pemerintah,” tuturnya.

Dia menyampaikan, dimulainya pembangunan jalan tersebut setidaknya bisa membantu memudahkan akses masyarakat desanya dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. “Yang jelas harapan setelah dimulainya pembangunan akses jalan sangat bermanfaat untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat Desa Rulung Mulya dan masyarakat desa tetangga pada umumnya,” pungkas dia. (Adv)