Pembangunan GOR Mini Diapresiasi Bupati Lamsel

60
Pembangunan GOR Mini Diapresiasi Bupati Lamsel

Nanang Ermanto: Kampung Baru Yang Benar-benar Baru

PENENGAHAN – Pemerintah Desa Kampung Baru akhirnya berhasil merealisasikan pembangunan GOR mini. Dalam pembangunan sarana olahraga ini, pemerintah desa setempat membutuhkan proses yang cukup lama. Pada tahun 2019, proses pembangun mulai dilakukan. Tapi di akhir tahun tersebut pembangunannya sempat terhenti karena kekurangan dana.

Tahap pembangunan selanjutnya kembali dilakukan sejak awal tahun 2020 ini. Dan rampung pada bulan Agustus lalu. Bahkan langsung diresmikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Hi. Nanang Ermanto, pada Jumat (11/9/2020). Pada momen persemian ini, Nanang mengapresiasi inisiatif Aparatur Desa Kampung Baru yang membangun GOR mini.

“Pembangunan sarana yang diidam-idamkan masyarakat ini merupakan ide brilian,” katanya.

Nanang mengatakan keberadaan GOR mini merupakan aspek yang bisa mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar. Kalau GOR mini sudah dikenal, lanjut Nanang, maka masyarakat akan hadir. Bahkan bisa menimbulkan efek ekonomi yang sangat lumayan. Politikus PDIP ini mengatakan kuncinya adalah daya tarik.

“Ini Kampung Baru yang benar-benar baru. Desa ini akan melahirkan bibit-bibit atlet. Generasi narkoba yang sudah masuk ke desa-desa akan hilang,” katanya.

BACA :  Ditlin Kementan Minta Petani RTL

Lebih lanjut, Nanang mengatakan hal itu bisa diberantas apabila desa memiliki sarana positif. Seperti GOR mini yang dibuat Pemerintah Desa Kampung Baru. Jika warga desa Kampung Baru selalu melakukan kegiatan positif, kata Nanang, besar kemungkinan desa ini akan terhindar dari berbagai hal negatif.

“Karena hidup sehat juga bisa menghindarkan berbagai penyakit, narkoba, dan termasuk Covid-19,” katanya.

Kepala Desa Kampung Baru, Efendi HF, mengatakan pembangunan awal GOR mini pada tahun 2019 lalu menelan anggaran sebesar Rp546 juta. Selanjutnya pada 2020, pembangunannya kembali menelan anggaran sebesar Rp260 juta. Artinya, selama di tahun itu, seluruh pembangunan telah menelan anggaran dana desa (DD) sekitar Rp800 juta lebih.

“Tapi proses pembangunannya masih belum selesai, nanti masih ada tambahan lagi. Semoga saja dalam waktu dekat bisa rampung,” katanya.

Sekretaris Desa Kampung Baru, Dody Prasetyo, A.Md mengatakan meski GOR mini berada di desa, kualitasnya tidak kalah bagus dengan yang lain. Pria berkacamata ini mengatakan GOR yang memiliki total luas 450 meter persegi diisi rumput sintetis Swiss, dengan ketinggian 50 milimeter. Jiak melihat kualitas yang ada, Dody meminta masyarakat tak ragu untuk mencoba GOR mini tersebut.

BACA :  Tipu-Tipu Gandakan Uang, Darsak Gasak Rp80 juta

“Kami sengaja memilih kualitas yang bagus. Karena ini akan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui, GOR mini tersebut merupakan satu-satunya GOR yang dimiliki oleh desa. Dan yang pertama kali ada di kecamatan Penengahan. Kehadiran GOR ini patut menjadi kebanggaan bagi Aparatur Desa Kampung Baru. Apalagi kerja keras mereka telah membuahkan hasil yang sangat positif bagi warga desa, dan masyarakat kecamatan Penengahan.

Masyarakat yang ingin mencoba GOR mini bisa datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan Pemerintah Desa Kampung Baru. Jadwal buka diberlakukan selama 24 jam dengan tarif berbeda. Pada pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB, tarif yang dikenakan sebesar Rp80 ribu. Sedangkan pada pukul 18.00 WIB – 06.00 WIB, tarifnya Rp100 ribu. (rnd)