Pembangunan Infrastruktur Wajib Merata!

966
Idho Mai Saputra – Plt. Kepala Disdik Lamsel Anas Anshori memaparkan program kegiatan yang ada di Disdik Lamsel pada pembahasan RKA RAPBD 2017 di ruang Komisi C DPRD Lamsel, kemarin.

KALIANDA – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Lampung Selatan diminta untuk dapat mengejawantahkan program pembangunan yang digagas Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan dan Wakil Bupati Nanang Ermanto.

Selain harus mampu mengejawantahkan program, satuan kerja yang mengurusi soal pembangunan ini juga diminta fokus pembangunan bidang infrastruktur harus merata diseluruh wilayah.

Permintaan ini disampaikan jajaran Komisi C DPRD Lampung Selatan dalam pembahasan rencana kerja anggaran (RKA) RAPBD 2017 pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Lamsel di ruang Komisi C kemarin.

Anggota Komisi C Samingan menyoroti program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang diajukan dalam RKA DPU tahun 2017. Dia menilai, banyak pembangunan yang berada di wilayah Kecamatan Natar dan Jatiagung.

“Pak Bupati menginginkan adanya pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan. Tetapi, yang saya lihat disini lokasi pembangunan berada di Kecamatan Natar dan Jatiagung. Lalu bagaimana untuk wilayah Kecamatan Palas dan Sragi serta kecamatan lainnya. Kami sebagai wakil rakyat merasa malu dengan masih banyaknya infrastruktur yang kurang baik,”ungklap Samingan.

BACA :  Kodim Siapkan Pasukan Reaksi Cepat

Senada dikatakan Ketua Komisi C DPRD Lamsel Sunyata, ST. Politisi PDIP ini meminta DPU untuk meneruskan pembangunan infrastruktur jalan yang sempat tertunda akibat minimnya anggaran pada tahun 2016 ini. Dia menilai, masih ada beberapa pembangunan infrastruktur jalan yang terhenti di sejumlah kecamatan.

“Kalau keseluruhannya saya tidak hafal. Contoh salah satu di jalan Way Arong sampai Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji. Itu baru setengah yang dibangun. Saya harap, tahun depan juga bisa difokuskan untuk melanjutkan pembangunannya,”kata Sunyata.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala DPU Lamsel Hermansyah Hamidi, ST menegaskan, pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan memang menjadi salah satu misi Bupati Zainudin Hasan.

Bahkan, pemimpin yang berpasangan dengan Nanang Ermanto ini menjanjikan urusan infrastruktur jalan dan jembatan di kabupaten paling selatan ini bakal rampung dalam tiga tahun kedepan.

BACA :  Gerindra Usulkan Untung PAW Mendiang Darol

“Kami akui saat ini anggarannya masih sangat minim. Namun kedepan pak Bupati berupaya bisa mengucurkan anggaran sebesar 700 miliar pertahun khusus untuk infrastruktur. Jadi, kalau memang tahun depan belum bisa direalisasikan, tinggal menunggu giliran tahun berikutnya,”kata Hermansyah Hamidi.

Namun begitu, pihaknya akan berupaya menginventarisasi pemerataan pembangunan dengan mendata ulang sasaran jalan yang akan dibangun. Sehingga, tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat bawah.

“Dalam menentukan pemerataan pembangunan kita juga melihat segi prioritas. Misalnya, jumlah penduduk yang melintasi akses jalan atau sebagainya. Karena, kita tidak mungkin membangun atau memprioritaskan kawasan yang sepi. Itu tidak dirasakan masyarakat”pungkasnya.

Diketahui, anggaran belanja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lamsel sebesar Rp319,4 miliar yang terbagi belanja langsung sebesar Rp306 miliar dan belanja tidak langsung sebesar Rp12 miliar. Sementara Dinas Perumahan dan Pemukiman sebesar Rp54,9 miliar. (idh)