Pemberdayaan dan Akses Jalan Jadi Prioritas di Tahun 2021

74
Ist. Radar Lamsel – Kepala Desa Way Kalam, Abdul Rasyid, menyampaikan rencana kegiatan dan pembangunan dalam musyawarah desa bersama masyarakat.

PENENGAHAN – Pemerintah Desa Way Kalam telah merancang program kegiatan dan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang. Pada musyawarah desa (musdes) yang digelar Selasa (4/8/2020) malam, puluhan masyarakat yang menjadi perwakilan setiap dusun di desa Way Kalam ikut hadir.

Dari sinilah gagasan, dan ide-ide kegiatan berikut program tahun mendatang dicetuskan. Ada beberapa hal yang dibahas, diantaranya mengenai evaluasi dan penetapan BLT DD. Puncaknya pembagunan skala prioritas 2021, serta pembahasan Perdes tentang pajak retribusi hiburan dan tempat wisata.

Kepala Desa Way Kalam, Abdul Rasyid, mengatakan bahwa pemberdayaan pertanian dan peternakan juga masuk dalam pembahasan musyawarah. Kemudian pemasang jaringan internet desa untuk mempermudah mobilisasi di pelbagai situs. Abdul Rasyid menginginkan masyarakat bisa melek teknologi dengan adanya jaringan internet.

BACA :  200 Tong Sampah Disebar Pemerintah Desa Gayam

“Ini akan semakin mempermasalahkan akses masyarakat ke dunia luas yang sudah ada di internet,” katanya kepada Radar Lamsel, Rabu (5/8/2020).

Sekretaris Desa Way Kalam, Anwar Haqiqi, menambahkan pembangunan infrastruktur di tahun 2021 akan memprioritaskan material cor beton. Pria yang akrab disapa Qiqi ini melanjutkan, akses utama pembangunan terletak di jalur wisata air terjun yang menjadi andalan desa setempat. Akses ke wilayah perkebunan juga menjadi prioritas.

BACA :  55 CJH Sudah Diberi Pembinaan

“Ada beberapa yang sudah kami rencanakan di dalam bidang pembangunan. Selain jalan, mungkin akan ada drainase di permukiman warga,” katanya.

Kiki mengatakan semua pembahasan tersebut bisa saja berubah. Sebab, kepastiannya akan muncul ketika pelaksanaan musyawarah pembangunan desa (Musrenbangdes) Way Kalam yang akan digelar pada Jumat (7/8/2020) mendatang. Semua perencanaan akan dibahas lagi bersama Pemerintah Kecamatan Penengahan. (rnd)