Pembuang Janin di Toilet SPBU Kekiling Orang Luar

442

PENENGAHAN – Aparatur Desa Kekiling menduga pelaku yang membuang janin di toilet SPBU, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan merupakan orang luar atau bukan warga setempat. Hal ini dipastikan oleh Kepala Desa Kekiling, Idham Husni saat dikonfirmasi Radar Lamsel, Senin (12/11).

“Karena jarang sekali warga kami ke situ. Jadi sudah bisa dipastikan kalau pelakunya adalah orang jauh, orang luar desa ini,” katanya.

Idham mengatakan, bahwa tak lama setelah penemuan janin tersebut, polisi langsung menyegel lokasi toilet tempat janin itu dibuang. Tetapi, Idham mengaku belum menerima laporan terkait jenis kelamin janin itu.

“Semalam langsung disegel, polisi juga langsung mengecek CCTV. Tapi saya belum tahu kelanjutannya seperti apa, coba tanyakan dengan bapak kapolsek (Penengahan),” kata Idham.

BACA :  Melon Bakal Jadi Sentra Produksi

Pantauan Radar Lamsel di SPBU Kekiling, Senin (12/11) kemarin, garis polisi atau police line yang sebelumnya dipasang kini sudah dilepas.

Namun sayang, ketika hendak dikonfirmasi mengenai hasil penyelidakan terhadap janin tersebut, Kapolsek Penengahan AKP. Enrico D. Sidauruk, S.IK tidak menjawab pesan singkat maupun mengangkat telepon dari Radar Lamsel.

Pihak UPT PRI Penengahan yang membawa janin tersebut mengaku sudah menyerahkannya kepada pihak rumah sakit Bob Bazar Kalianda. Saat ditanya jenis kelamin janin itu, petugas ini enggan menjelaskan.

“Semalam langsung dibawa ke puskesmas, kami belum mengetahui jenis kelaminnya. Karena tak lama dari situ, janinnya langsung dibawa ke rumah sakit Bob Bazar Kalianda. Coba konfirmasi ke sana, mas,” kata seorang petugas puskesmas.

BACA :  BLT Ditambah, Pembangunan Terancam Ditunda

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, dr. Diah Anjarini

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan dihebohkan oleh penemuan janin. Menurut dugaan, janin yang ditemukan di toilet SPBU Kekeiling tersebut merupakan hasil aborsi.

Kepala Desa Kekiling, Idham Husni mengatakan bahwa janin yang belum diketahui jenis kelaminnya itu ditemukan Minggu malam, sekitar pukul 20.20 WIB. “Yang menemukan konsumen pom (SPBU), ibu-ibu. Ketika dia mau masuk toilet, kaget ada janin, langsung lapor,” kata Idham. (rnd)