Pembuat e-KTP Membeludak, Petugas Kelabakan

726
Jalan Menuju Pantai Suak Rusak Parah

KATIBUNG – Banyaknya masyarakat yang membuat e-KTP di Kantor Kecamatan Katibung membuat petugas ketar-ketir. Pasalnya, gangguan server di Disdukcapil Lamsel membuat masyarakat harus sedikit bersabar dalam proses pembuatan kartu identitas tersebut.
Pantauan Radar Lamsel, di pusat pemerintahan Kecamatan Katibung tidak kurang dari 50 warga nengantri untuk mengikuti proses perekaman gambar yang harus diikuti warga yang membuat KTP.
Wahyuni (20), salah seorang remaja yang ingin membuat KTP mengatakan, sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 13.00 WIB, kemarin, prosesnya pembuatannya belum juga rampung.
“Katanya sih ada gangguan mas dari pusat. Ya terpaksa menunggu, kalau tidak ditungggu bisa-bisa besok ngantre lagi,” kata dia kepada Radar Lamsel, Selasa (20/9) kemarin.
Hal senada juga dikatakan Azhari (35) warga Transtanjungan yang hendak membuat KTP di kantor kecamatan setempat. Dia mengaku proses pembuatan mengganggu aktifitasnya sebagai buruh tani. “Sebagai petani tentu sangat merugi jika harus mengahabiskan waktu untuk pembuatan KTP,” ujarnya.
Kepala Seksi (Kasi) Bidang Pemerintahan Kecamatan Katibung Sutrisno mengatakan, masyarakat diharap bersabar. Sebab, sejak Senin (19/9) memang pelayanan sedikit terganggu. “Server di Disdukcapil sedikit terganggu karena dari 17 kecamatan yang ada di Lamsel harus mengantre untuk menginput data disana,” ungkapnya.
Sutrisno menjelaskan, sejak kemarin warga yang melakukan perekaman untuk pembuatan e-KTP memang meningkat. Pasalnya, sosialisasi untuk pembuatan kartu identitas tersebut terus dilakukan.
“Sosialisasi pembuatan e-KTP memang sedang gencar dilakukan. Sebab masyarakat khususnya di Katibung harus memiliki KTP agar memudahkan pemerintah untuk pendataan penduduk,” katanya lagi.
Saat disinggung, lambannya proses pembuatan e-KTP tersebut Sutrisno mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya selalu berkoordinasi dengan petugas DisdukCapil dalam penginputan data tersebut.
“Saya rasa bukan hanya di Katibung saja yang membeludak, sebab 17 Kecamatan di Lamsel sedang dibanjiri pembuat e-KTP, jadi wajar jika pelayanan agak molor. Bahkan, petugas melayani hingga pukul 17.00 WIB,” tandasnya. (ver)

BACA :  13 PAC Muslimat NU Lamsel Disumpah
BAGIKAN