Pemdes Banjarmasin Sukses Bangun Infrastruktur Tahun 2020

74
Kepala Desa Banjarmasin Umar Dani

Geliat Pembangunan di Tengah Pandemi

PENENGAHAN – Meski pandemi Covid-19 membuat proyek infrastruktur di pedesaan mampet, kondisi tak menyulutkan niat pemerintah desa dalam menjalankan rencana yang telah dibuat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Banjarmasin. Sebelum Covid-19 melanda pada Maret 2020 lalu, aparatur desanya sudah merealisasikan beberapa pembangunan.

Di tahap awal, semua dusun di desa Banjarmasin tersentuh pembangunan. Proyek infrastruktur berupa drainase, dan talut penahan tanah (TPT) dilaksanakan pada tahap pertama pencairan dana desa (DD). Bahkan rehab gedung PAUD juga ikut dalam pelaksanaan. Detailnya, pembangunan drainase di dusun 1, 2, dan 4. Sementara TPT di dusun 3.

Ada delapan titik pembangunan drainase. Pertama di jalan Kr. Sahdan I dengan ukuran 0,5×0,6×50 meter. Kedua di jalan dusun Sededer dengan ukuran drainase 0,6×0,9×155,5 meter. Selanjutnya drainase berukuran 0,8×0,5×50 meter dibangun di jalan M. Sadeli. Kemudian di jalan Kr. Sahdan berukuran 0,5×0,9×23,5 meter. Dan di gang Voly berukuran 0,8×0,5×40 meter.

BACA :  Inovasi Stater Agens Hayati Buatan Petani

Titik pembangunan drainase berikutnya di gang Jambu yang berukuran 0,8×0,5×70,5 meter. Bergeser lagi ke jalan Fauzi, drainase yang dibangun di titik ini berukuran 0,9x1x32,5 meter. Selanjutnya drainase di gang masjid berukuran 0,7×0,4×23,5 meter. Terkahir di gang Keramat berukuran 0,7×0,3×23 meter. Sedangkan TPT yang dibangun di gang Mimik berukuran 0,5×0,3×144,8 meter.

Alhamdulillah, semuanya sudah rampung. Pembangunan drainase dan TPT ini menyentuh semua dusun,” kata Kepala Desa Banjarmasin, Umardani, kepada Radar Lamsel, Senin (10/8/2020).

Selain pembangunan, Pemerintah Desa Banjarmasin juga melaksanakan pelatihan dan pemberdayaan. Pelatihan yang dimaksud adalah peningkatan kapasitas petugas PBB-P2 desa Banjarmasin. Begitu pula dengan pemberdayaannya. Setelah anggaran DD tahap awal dibereskan ke bidang pembangunan. Anggaran DD selanjutnya mulai dialihkan ke Covid-19.

BACA :  55 CJH Sudah Diberi Pembinaan

Pemerintah Desa Banjarmasin memberi pembagian sarana dan prasarana yang diperlukan. Kemudian, sebagian besar dana desa juga diberikan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) DD selama 3 bulan. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat suntikan dana sebesar Rp600 per bulannya.

“Semuanya berjalan dengan lancar. Kami berusaha mengikuti langkah-langkah yang diterapkan pemerintah. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan dana bantuan,” katanya.

Umardani melanjutkan, di tahap akhir pencairan DD nanti, pihaknya masih akan melanjutkan pembangunan drainase dan TPT yang perlu penambahan dari tahap sebelumnya. (*)