Pemdes Betung Wujudkan Pembangunan Merata

151

RAJABASA – Pemerintah Desa Betung telah merampungkan seluruh kegiatan pembangunan dan program di tahun 2019 lalu. Hasilnya cukup memuaskan. Berbagai sarana infrastruktur seperti jalan rabat beton, talut penahan tanah (TPT), dan MCK. Tak hanya itu, aparatur desa setempat juga melirik bidang kesehatan dan pendidikan.

Dua hal terakhir diwujudkan dengan pembangunan gedung PAUD, dan gedung posyandu. Pemerintah desa menyebut semua pembangunan itu adalah prioritas yang harus diwujudkan karena diperlukan oleh masyarakat. Kepala Desa Betung, Khoiruddin Karya, mengatakan pembangunan jalan rabat beton dilakukan di tiga dusun, yaitu dusun 1, 2, dan 3.

“Total panjang 232 meter. Rinciannya di dusun 1 sepanjang 97 meter, dusun 2 110 meter, dan dusun 3 sepanjang 25 meter,” kata Khoiruddin kepada Radar Lamsel, Selasa (12/2/2020).

BACA :  Hadapi OPT, Petani Wajib Terapkan 6T

Selanjutnya pembangunan TPT sepanjang 526 meter. Khoiruddin mengatakan pembangunan infrastruktur yang satu ini meliputi dusun 1 dan dusun 2. Rinciannya pembangunan TPT sepanjang 511 meter di dusun 2, kemudian TPT sepanjang 15,5 meter di dusun 1. Menurut dia, pembangunan TPT ini sebagai saran pelengkap jalan rabat beton di dusun itu.

“TPT sebagai saran pendukung jalan beton yang kami kerjakan pada tahun 209 lalu. Dengan begitu, kekuatan beton yang disokong dengan talut akan membuat tanah semakin padat. Tidak mudah tergerus air, atau terkena longsor,” katanya.

Khoiruddin: Desa Betung Sehat dan Berpendidikan

Infrastruktur selanjutnya adalah gedung PAUD dan posyandu. Dua bidang ini memang menjadi proyek Khoiruddin pada tahun 2019 lalu. Ketua Apdesi Kecamatan Rajabasa ini mengatakan pembangunan posyandu merupakan komitmen desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.

BACA :  Pemdes Banjarmasin Sukses Bangun Infrastruktur Tahun 2020

Sama halnya dengan gedung PAUD. Khoiruddin menyebut pendidikan menjadi bagian yang tak kalah penting dari kesehatan. Karenanya, Pemerintah Desa Betung sepakat membangun gedung PAUD agar pendidikan di desa itu mampu berjalan. “Insyaallah, tahun (2020) ini sudah bisa digunakan,” katanya.

Pada tahun anggaran 2020 ini, Khoiruddin mengatakan pihaknya masih memfokuskan diri di pembangunan infrastruktur. Selain itu, pemberdayaan dan pelatihan bagi aparatur desa bakal diberikan lagi mengingat tutntuan kinerja yang harus lebih maksimal.

“Kami selalu berupaya menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. Karena itu, kami butuh dukungan dari masyarakat supaya rencana, dan program yang sudah kami rancang bisa terlaksana dengan baik,” katanya. (rnd)