Pemdes Totoharjo Bakal Gelar Turnamen Sepakbola U-15

279
Randi Pratama – Sejumlah pemain U-15 Desa Totoharjo tengah berduel memperebutkan bola saat mengikuti seleksi, Minggu (10/2) kemarin.

BAKAUHENI – Pemerintah Desa Totoharjo bersama Dream Come True berencana menggelar turnamen sepak bola under-15 pada Maret mendatang. Event ini adalah kompetisi sepakbola yang bertujuan untuk pembibitan atau regenerasi pemain usia muda.

Tim yang menjadi juara pada turnamen ini akan diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan pada skala internasional sebagai timnas pelajar di Cina. Sebelum ke negeri yang identik dengan bela diri kungfu itu, tim yang berpartisipasi pada turnamen ini harus melalui beberapa seri regional.

Seri itu dimulai dari kabupaten, provinsi, dan nasional. Sampai di tahap terakhir, dua tim terbaik akan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket training center, yang selanjutnya mengikuti turnamen di Cina.

          Kepala Desa Totoharjo, Imam Bukhori, mengatakan bahwa pihaknya optimis bisa menggelar event tersebut. Keyakinan Imam bukan tanpa alasan, sebab, pihaknya sudah merancang skema dan sistem pertandingan yang akan dijalankan.

BACA :  Satlantas Pelototi Kendaraan ODOL

          “Tentunya, kami sangat antusias terhadap event ini. Sebagai tuan rumah, kami harus mempersiapkan rencana dengan matang dan sedetail mungkin,” kata Imam kepada Radar Lamsel, Minggu (10/2) kemarin.

Imam melanjutkan, selain merancang skema dan peraturan, pihaknya juga tengah mempersiapkan ajang seleksi terhadap anak-anak usia di bawah 15 tahun. Dalam penyeleksian ini, Pemerintah Desa Totoharjo menggandeng Sekola Sepak Bola (SSB) Bintang Selatan yang merupakan akademi sepakbola di desa setempat.

          “Kami harus mempersiapkan sistem seleksi yang ketat, kami juga harus mencari pemain-pemain yang memiliki bakat. Pada turnamen seperti ini, tim harus memiliki pemain yang memiliki keahlian. Cara ini harus dilakukan agar tim mampu melangkah jauh,” katanya.

BACA :  Satlantas Pelototi Kendaraan ODOL

Lebih jauh, Imam mengatakan bahwa pihaknya juga setuju dengan event yang berhadiah tiket turnamen ke mancanegara. Menurut Imam, hal intu bagus untuk perkembangan dunia sepak bola di Lampung Selatan. Di sisi lain, Imam juga senang dengan sistem turnamen yang mengutamakan pemain-pemain usia dini.

“Penyelenggaraan event ini memiliki tujuan pencarian bibit muda pesepakbola dari desa, yang selama ini jarang dilakukan.

Selama ini jarang sekali kan, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Masalah seperti itu harus dicari solusinya, bagaimana kita memiliki atlet sepakbola asli yang dibina sejak dini,” katanya.

          Menurut rencana, turnamen ini bakal diikuti oleh 24 tim dari dalam dan luar daerah Lampung Selatan. (rnd)

BAGIKAN