Pemdes Way Kalam Kembangkan Potensi Air Terjun Curug Anakan

210

PENENGAHAN – Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, memang sudah dikenal dengan keindahan destinasi wisata air terjun Way Kalam. Tapi siapa sangka, desa yang terletak di kaki gunung ini juga memiliki destinasi lain. Yaitu air terjun Curug Anakan. Air yang mengalir di di sini sangat dingin, plus udara yang sejuk.

Pemandangan di lokasi sekitar air terjun yang memiliki tinggi sekitar 8 meter ini juga indah. Pepohonan besar nan rimbun menambah suasana asri di dalamnya. Pemerintah Desa Way Kalam yang menyadari potensi ini langsung melakukan perubahan. Pertama pemerintah desa setempat membangun jalan setapak dengan material cor.

Tentu pembangunan jalan ini merupakan tahap awal di tahun ini. Proses yang harus dilalui lumayan lama, karena kondisi di lapangan cukup menyulitkan. Pemerintah desa pun mengajak masyarakat bergotong royong dalam pembangunan. Dengan begitu, percepatan pembangunan bisa dilakukan.

BACA :  Bocah Pengidap Ginjal Bocor Disambangi Forkopimcam

Pemerintah Desa Way Kalam menyadari jika akses jalan menjadi salah satu kunci supaya masyarakat tertarik mengunjungi tempat wisata tersebut. Sebab, sasarannya bukan hanya wisatawan lokal saja. Tetapi juga dari luar daerah. Seperti halnya air terjun Way Kalam yang sudah cukup dikenal banyak orang, baik di dalam maupun luar.

“Potensi (air terjun) Curug Anakan cukup besar. Kami yakin tempat ini mampu menarik wisatawan. Jadi kami harus memolesnya,” kata Sekretaris Desa Way Kalam, Anwar Haqiqi, kepada Radar Lamsel, Senin (1/6/2020).

Pria yang akrab disapa Qiqi ini melanjutkan, pihaknya sudah mempunyai rencana lanjutan untuk mengembangkan air terjun Curug Anakan. Setelah akses jalan selesai dibangun, tempat itu akan diberi fasilitas lain sepeti hammock. Menurut dia, fasilitas seperti itu sangat dibutuhkan untuk menunjang pariwisata yang dekat dengan hutan.

BACA :  Tiga Wilayah Deklarasi Pilkada Damai

“Nantinya pengunjung bisa bersantai. Kami sudah punya rencana, Curug Anakan untuk keluarga atau usia lanjut. Sedangkan Way Kalam untuk anak-anak muda, tapi mereka bebas memilih yang mana,” katanya.

Kepala Desa Way Kalam, Abdul Rasyid, mengatakan bahwa kolam yang menampung air terjun itu akan diperlebar lagi. Sehingga bisa menampung banyak orang. Pria yang akrab disapa Rasyid ini menilai mengembangkan objek wisata air terjun Curug Anakan bukan perkara mudah. Dibutuhkan banyak tenaga serta support agar rencana pembangunan berjalan maksimal.

“Iya, memang sudah direncanakan. Nanti dilebarkan lagi. Tapi bertahap, sekarang kami selesaikan jalannya dulu. Sesudah itu baru fokus di sini (air terjun). Mudah-mudahan berjalan dengan baik,” katanya. (rnd)