Pemkab Ancam Cabut Hak Pakai Kios

850
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Selatan Drs. H. Edy Firnandi, M.Si.,

Enam Pedagang Tidak Mau Pindah, Pemkab Anggap Pedagang Bandel

KALIANDA – Pemkab Lampung Selatan bakal mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan pembagian kios Pasar Sidomulyo yang masih menjadi persoalan di kalangan pedagang.

Bahkan, pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengancam akan mencabut hak pemanfaatan kios sesuai dengan ketentuan yang telah ditandatangani oleh para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lamsel Drs. H. Edy Firnandi, M.Si membenarkan jika masih ada sebagian kecil pedagang yang ngeyel. Mereka tidak mau pindah dari tempat yang telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Kami terus memantau kondisi di bawah. Memang, catatan kami ada enam pedagang yang tidak mau bergeser ke tempat yang telah ditentukan pada saat pembagian kios. Padahal mereka sudah menandatangani surat pernyataan sepakat dan selalu mengikuti tahapan rapat pembagian kios itu,”ungkap Edy Firnandi kepada Radar Lamsel dikantornya, kemarin.

BACA :  Ayah Oliv Akui Anaknya Diancam Dibunuh

Dia menambahkan, pemerintah bahkan telah melayangkan surat teguran kepada pedagang yang bersangkutan. Namun, jika surat teguran itu tidak dihiraukan maka langkah tegas akan diambil sesuai dengan surat pernyataan yang telah mereka tandatangani sebelumnya.

“Padahal jelas pada salah satu poin dalam surat pernyataan dan surat keterangan hak pemanfaatan kios, apabila pedagang tidak menaati maka pemerintah berhak mencabut hak pemanfaatan kios tersebut. Karena, pasar itu milik pemerintah. Dan sepenuhnya pemerintah yang bisa mengatur penggunaannya,”tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, mengenai aspirasi di kalangan pedagang yang menyebutkan hanya ada 45 pedagang lama dari 47 nama pedagang yang muncul, pemerintah akan mempelajarinya lebih lanjut. Jika memang terbukti, maka dua pedagang tersebut akan digugurkan dari aturan yang berlaku.

BACA :  Rengkuh Penghargaan Turunkan Stunting

“Besok (hari ini’red) kita akan langsung turun menyelesaikan persoalan ini. Kalau mereka tidak mau diatur pemda, mereka silahkan berdagang ditempat lain. Setelah masalah kios ini rampung, baru kami akan menata pedagang yang akan menempati los,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kekecewaan pedagang pasar Sidomulyo atas penertiban tim formatur masih berlanjut. Ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkan sebagian pedagang itu merasa dirugikan dari hasil keputusan tim formatur.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, dampak dari penertiban tersebut ada beberapa pedagang tidak mendapat tempat dan sebagian enggan pindah ketempat yang baru. Selain itu pembagian yang tidak berdasar nomor urut menyebabkan beberapa pedagang ditempatkan dibelakang.(idh)